BANTENRAYA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK terus melakukan edukasi dan pencegahan korupsi ke seluruh elemen masyarakat Indonesia.
KPK melakukan sosialisasi pencegahan korupsi ke berbagai kota di Indonesia menggunakan bus.
Moda transportasi bus dipilih KPK sebagai sarana sosialisasi anti korupsi bertajuk Roadshow Bus KPK.
Baca Juga: Di Balik Gaya Sultan Rizky Billar, Ternyata Rumah Masih Ngontrak hingga Banyak Cicilan
Roadshow Bus KPK baru saja menyambangi Kota Cilegon mulai Minggu, 2 Oktober 2022 hingga Rabu, 5 Oktober 2022.
Bus KPK sendiri bus berukuran besar dengan panjang sekitar 12 meter dengan mesin Hino AK.
Bus bermesin depan tersebut, saat ini sudah mulai jarang dimiliki pengusaha bus antar kota antar provinsi.
Baca Juga: Cuma Dibuka 6 Hari! Ada 18 Lowongan Kerja PT Pertamina Lengkap dengan Link Pendaftaran
Bus KPK sendiri telah berkeliling ke berbagai kota di Pulau Jawa, Bali dan Sumatera.
Berikut penuturan sang sopir bus KPK Encep Syaifudin saat diwawancarai Bantenraya.com saat singgah di Alun-Alun Kota Cilegon, Selasa, 4 Oktober 2022.
Encep menuturkan, Bus KPK tersebut bus tahun 2011 yang merupakan hibah dari salah satu perusahaan Jerman.
Baca Juga: Usai Juara Vietnam Open 2022, Ganda Campuran Dejan-Gloria Naik 12 Peringkat BWF World Tour
Bus KPK sendiri awalnya tidak berbentuk seperti yang saat ini ada.
Sekitar tahun 2014 bus dirombak sesuai dengan pesanan KPK dengan didalamnya terdapat berbagai fasilitas seperti computer, meja, kursi dan lainnya yang bisa dilakukan untuk melakukan sosialisasi anti korupsi.
“Bus KPK ini pertama tour ke Jawa Tengah pada 2017, pada 2018 dan 2019 ke Jawa Timur dan Bali. Untuk sekarang (2022) Sumatera dan Banten,” kata Encep.
Bus KPK tersebut pada 2020 dan 2021 tidak dioperasikan untuk roadshow karena pandemi Covid-19.
“Selama ini saya nyopir sendiri untuk bus ini, saya dulunya sopir biasa mobil kecil, belum oernah bawa bus, tetapi di KPK jadi sopir bus,” kata Encep mengawali perbincangan dengan Bantenraya.com.
Rute bus misalkan dari Jakarta ke Bali, tidak perjalanan langsung, tetapi berhenti di beberapa kota untuk melakukan kegiatan sosialisasi anti korupsi.
“Engga langsung dari Jakarta ke Bali, berhenti di beberapa kota yang disinggahi, jadi perjalanan paling berapa jam sudah berhenti, saya bawa sendiri,” ujarnya.
Perjalan bus KPK paling jauh ke Bali dan ke Palembang. Kota-kota yang dikunjungi sekitar 3 sampai 4 hari.
“Selama perjalanan tidak ada masalah, sebelum berangkat sudah matang banget, ban dan yang lain supaya tidak ada trouble dan servis rutin,” ungkapnya.
Baca Juga: Persiapkan Diri! Link Pendaftaran PPPK dan CPNS 2022, Pemerintah Siapkan Satu Juta Kuota?
Bus tersebut memang bus bermesin depan yang sudah mulai jarang dipakai oleh pengusaha transportasi antar kota dan antar provinsi, karena saat ini lebih banyak bus bermesin belakang.
“Selama ini bus masih sanggup untuk jarak jauh. Tahun ini paling jauh ke Palembang,” tuturnya.
Fungsional Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi pada KPK RI Alfiana Rachmawati mengatakan, dipilihnya bus sebagai sarana sosialisasi karena adanya bus.
Baca Juga: Dirilis Hari Ini! Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PLD 2022 Kemendesa, Tinggal Klik
“Bus ini hibah dari Jerman, sebelumnya bus ini desainnya tidak seperti ini, dan sempat diam berhenti sekitar 1 tahun,” katanya.
“Kita melihat bus ini bisa kita manfaatkan dan kita rubah dalamnya untuk membumikan lagi nilai-nilai anti korupsi, memanfaatkan yang sudah ada makanya kita buat program Roadshos Bus KPK,” kata Alfi.
Ia mengatakan, Roashow Bus KPK sebenarnya sudah ada sejak 2014, namun sejak 2018 formatnya diubah dengan keliling Indonesia.
Baca Juga: Ini Link Petisi Desak Iwan Bule Mundur, 2.387 Orang Sudah Tandatangan
“Pada 2022 ini ada 9 kabupaten kota yang kita kunjungi di Sumatera Selatan, Lampung dan Banten,” ungkapnya.
Bus KPK mengawali tour pada 2022 pada awal September dan akan mengakhiri tour 2022 di Tangerang Selatan pada 9 Oktober 2022.
“Kalau 2014 lalu, Roadshow Bus KPK formatnya berada di satu kota sekitar 6 bulan hanya di satu lokasi. Tetapi sejak 2018 diubah formatnya, kunjungan ke kota-kota hanya sekitar 3 sampai 4 hari,’ ungkapnya.
Bus KPK ini sudah keliling ke kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Banten, Lampung dan Sumatera Selatan.
“Paling jauh Bali pada 2019 dan tahun ini Palembang pada 2022 ini,” ungkapnya.
Bus dengan warna hijau tosca ini juga dikunjungi ribuan orang dalam setiap tour ke kota-kota.
Baca Juga: Detik-detik Oknum Anggota Polisi Jilat Kue Ulang Tahun TNI yang Kini Harus Menerima Ganjarannya
“Bus ini bukan bus penumpang, makanya dalam bus diubah bentuknya. Bus itu ada computer, ada fasilitas games yang kami susun untuk mengajak anak memahami nilaui-nilai antikorupsi, contoh tidak boleh nyontek, harus jujur kalau main,” katanya.
Alfi menjelaskan, di dalam bus juga pengunjung bisa menonton film edukasi terkait anti korupsi, cara akses pengumuman harta kekayaan pejabat Negara, cara pengaduan tindak pidana korupsi juga bisa dilakukan.
“Di dalam bus juga ada buku edukasi pengetahuan antikorupsi. Kapasitas maksimal di dalam bus 30 orang, tentu kita batasi waktunya 10 menit untuk bergantian dengan yang lain,” urainya. ***




















