BANTENRAYA.COM – Singapore Food Agency (SFA) atau Badan Pengawas Pangan Singapura telah menarik produk kecap dan saus ABC.
Ditariknya produk kecap dan saus ABC oleh SFA, lantaran produk Indonesia tersebut mengandung zat alergen yang tidak diumumkan.
SFA menyebut bahwa produk kecap dan saus ABC mengandung sulfur dioksida dalam siaran persnya, pada 6 September 2022, dikutip dari laman Channel News Asia.
Baca Juga: 6.840 Lulusan SMA di Banten Masuk PTN, Paling Banyak dari Sekolah Ini
Tak hanya sulfur klorida, saus ABC yang diketahui jenis Sambal Ayam Goreng, SFA mendeteksi adanya asam benzoat.
Meskipun mengandung sulfur klorida dan asam benzoat, SFA menyebut bahwa kadar tersebut masih dalam tahap wajar.
Tetapi, kandungan zat tersebut bisa berbahaya bagi sejumlah konsumen yang memiliki alergi.
Baca Juga: Rumah Makan Bu Mamak Berkonsep One Stop Culinary Sejak 1980 Komitmen Pertahankan Rasa
Sebagai informasi, sulfur klorida (SO2) digunakan sebagai pengawet karena memiliki sifat antimikroba seperti yang dikutip dari Express Microscience.
Hal tersebut berguna untuk menghindari pembusukan yang disebabkan oleh mikroorganisme dan sifat antioksidan untuk menghambat oksidasi kimia dan enzimatik.
Biasanya, penggunaan sulfur dioksida ini umumnya digunakan pada makanan dan minuman seperti biskuit, kacang-kacangan dan lain sebagainya.
Baca Juga: Tandatangani Perjanjian Kerja Sama, Krakatau Steel Siap Dikawal Kejaksaan dalam Menjalankan Bisnis
Namun, sulfur dioksida ini juga dapat menyebabkan dermatitis, urtikaria, hipotensi, sakit perut, dan diare pada orang yang sensitif dan bisa menimbulkan risiko bagi pengidap asma.
Hal itu juga bisa menyebabkan reaksi alergi seperti sakit kepala dan mual pada individu yang rentan.
Sedangkan asam benzoat merupakan kandungan yang umumnya terdapat pada buah-buahan segar, seperti buah beri.
Baca Juga: 6 Cara Agar WhatsApp Tidak Terlihat Online, Ternyata Sangat Mudah
Kandungan tersebut merupakan senyawa antimikroba yang biasa digunakan sebagai pengawet makanan di banyak makanan olahan.
Meskipun ditarik oleh SFA, pihak ABC dalam keterangan Instagram resminya @kecapabc.id menyebut bahwa kecap ABC telah terdaftar dan dinyatakan aman dikonsumsi oleh BPOM RI.***


















