BANTENRAYA.COM – Andryan, waiters salah satu tempat hiburan malam (THM) di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang tewas.
Sang waiters THM tewas usai dianiaya oknum yang diduga anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Waiters THM di JLS itu menghembuskan napas terakhir setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Kenaikan Tarif Ojol Berlaku 10 September 2022, Warganet Pertanyakan Gaji Kapan Naik?
Kapolsek Kramatwatu Kompol Eko Widodo membenarkan jika telah terjadi penganiayaan, yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Korban merupakan warga Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
“Iya, kejadian hari Minggu (4 September 2022) pagi di trotoar deket salon NS. Meninggal hari Selasa karena lambat penanganan rumah sakit, karema menunggu SKTM,” katanya kepada Bantenraya.com, Rabu 7 September 2022.
Baca Juga: Pencopotan Suharso Monoarfa dari Kursi Ketum PPP Jadi Tantangan Berat KIB
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Serang Kota, AKP Iwan Sumantri mengatakan korban ditemukan sudah terluka di lokasi kejadian. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Kurnia Cilegon.
“Pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kramatwatu pada, Minggu tanggal 04 September 2022 sekitar jam 10.00 Wib untuk diproses lebih lanjut,” katanya.
Iwan menambahkan dilokasi kejadian polisi menemukan bercak darah dan sepasang sandal jepit, yang tidak diketahui identitas.
“Kita juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lokasi,” tambahnya.
Iwan menegaskan dari hasil pemeriksaan rumah sakit, korban meninggal karena luka parah di bagian kepala.
“Keterangan dari dokter forensik RSUD Serang, dugaan sementara korban meninggal akibat pendarahan di dalam kepala,” tuturnya.
Iwan menjelaskan jika Polisi telah berkomunikasi dengan pihak keluarga, namun sanak saudara nya tidak menginginkan korban dilakukan otopsi.
“Jenazah kemudian diserahkan ke keluarga untuk di makamkan di Indramayu,” jelasnya.
Berdasarkan sumber yang diperoleh Banten Raya, korban diduga telah dianiaya oleh segerombolan orang, yang diduga oknum LSM. ***


















