BANTENRAYA.COM – Kota Serang pada tahun 2022 ini akan mempunyai perpustakaan yang megah.
Pembangunan gedung perpustakaan yang sudah dimulai sejak tahun lalu itu ditargetkan akan selesai pada tahun 2022 ini.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, pembangunan gedung perpustakaan itu nantinya akan menyatu dengan kantor DPK Kota Serang.
Baca Juga: Material Sudah Bapuk, Plafon Gedung SDN Serdang 2 Kabupaten Serang Akhirnya Ambruk
Gedung itu sengaja dirancang sebagai gedung layanan untuk masyarakat.
“Konsep Gedung ini sengaja kami buat sebagai Gedung layanan agar masyarakat tertarik untuk datang ke gedung layanan perpustakaan dan kearsipan ini nantinya,” kata Wahyu, Senin, 29 Agustus 2022.
Wahyu mengatakan, di dalam gedung tersebut nantinya bukan hanya ada perpustakaan melainkan juga ruang teater mini, ruang pameran, dan ruang baca anak-anak.
Dia juga memastikan aka nada fasilitas yang bisa menunjang penyandang disabilitas sehingga Gedung ini akan ramah pada difabel.
Baca Juga: Polemik Amplop Kiyai, Santri Banten Desak Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa Minta Maaf
“Yang paling penting, di bagian luar Gedung kita siapkan space untuk komunitas berkumpul sebagai ruang publik,” ujarnya.
“Dan masyarakat bisa memakai tempat itu secara gratis untuk kegiatan-kegiatan yang bersentuhan dengan literasi ataupun di luar literasi,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, ada dua paket pekerjaan yang dilakukan pada kantor DPK Kota Serang pada tahun ini, yaitu lanskap dan kerucut yang merupakan simbol dari pena.
Baca Juga: Ditantang Adu Kebal Tembak Para Oknum Dukun, Deddy Corbuzier Berikan Jawaban Menohok
Untuk pembangunan lanskap, saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 42 persen, dengan waktu yang sudah terpakai mencapai 52 hari dari total pelaksanaan 90 hari kalender.
Sementara untuk pembangunan kerucut, saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 25 persen.
Kedua paket tersebut dikerjakan secara berbarengan dengan dua kontraktor berbeda.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Serang Bingung Serapan Anggaran OPD Masih Rendah: Memprihatinkan!
“Nilai pembangunan lanskap mencapai Rp3,4 miliar, sementara untuk kerucut Rp2,5 miliar,” ujarnya.
Iwan mengaku optimis pembangunan dua paket tersebut rampung sesuai dengan waktu pelaksanaan yakni 90 hari kalender.
Sehingga di awal Oktober sudah dapat digunakan.
Baca Juga: Gegara Kasus Kredit Fiktif, Pemkab Pandeglang Wacanakan Pemindahan Gaji Pegawai di Bank BRI
“Kami DPUPR optimis terhadap pembangunan lanskap perpusda, karena melihat dari sisi pekerjaannya terlihat progresnya sangat cukup cepat dan cukup menggembirakan,” terangnya.
Ia menuturkan, dalam pembangunan lanskap ini pihaknya menitikberatkan penyelesaian genangan di kantor DPK Kota Serang yang ada Cipocok Jaya.
Bahkan dengan progres pekerjaan saat ini genangan tersebut sudah dapat terselesaikan.
“Setiap hujan turun di sana terjadi genangan di kawasan gedung perpusda (DPK-red). Bahkan dengan kejadian pada minggu ini terjadi lebat dan tidak ada genangan,” tuturnya.
Lebih lanjut, pembangunan lanskap dan gedung kerucut merupakan penunjang kantor DPK yang sudah rampung dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun lalu.
Desain lanskap ini menurutnya sangat estetik sehingga Ketika pengunjung masuk ke gedung perpusda akan menjadi daya tarik, khususnya untuk pelajar dan masyarakat.
Baca Juga: Sosok Baru dari Kasus Kematian Brigadir J Dilaporkan Kamaruddin Simanjuntak, Siapa Dia?
Iwan berharap kolaborasi antara DPK Kota Serang dan DPUPR Kota Serang ini dapat mewujudkan Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Serang yang representatif dan menjadi ikon Ibu Kota Provinsi Banten ini.
“Kalau lihat gedung Perpusda Provinsi Banten cukup ideal luar biasa, tapi nanti gedung Perpusda Kota Serang juga tidak akan kalah dengan gedung milik provinsi,” tutur Iwan. ***


















