BANTENRAYA.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Kepala Dindikbud Kota Serang Alpedi diminta untuk sering turun ke lapangan mengecek kondisi sekolah yang rusak.
Kepala Dindikbud Kota Serang diminta tidak hanya menerima laporan tentang sekolah dari bawahan karena bisa jadi laporan tersebut hanya untuk menyenangkan dirinya atau Asal Bapak Senang (ABS).
Permintaan untuk Kepala Dindikbud Kota Serang itu disampaikan anggota DPRD Provinsi Banten daerah pemilihan Kota Serang Furtasan Ali Yusuf melihat banyaknya kondisi sekolah rusak di Ibukota Banten itu.
Baca Juga: Tak Kuat Menanjak, Truk Tabrak Pasutri hingga Tewas di JLS Cilegon
“Pak kadis harus sering turun ke lapangan melihat sekolah yang rusak jangan hanya menunggu laporan dari bawahan yang sering asal bapak senang,” ujar Furtasan, Rabu, 17 Agustus 2022.
Furtasan mengatakan, penting bagi kepala dinas memastikan kondisi sekolah yang baik dan yang rusak sehingga bisa memprioritaskan pembangunan sekolah yang memerlukan sokongan anggaran.
Dengan turun ke lapangan maka kepala dinas tahu di mana saja sekolah yang membutuhkan perhatian sehingga dapat didorong untuk dilakukan perbaikan.
Baca Juga: Hanya dengan Modal Rp10.000, Anda Bisa Nikmati Aviary di Agung Sport Center Kabupatan Serang
Baginya masalah sekolah yang rusak mudah diatasi yaitu dengan mengalokasikan anggaran perbaikan.
Sementara menyikapi ada banyak sekolah yang rusak menurutnya adalah sebuah kewajaran bila sebuah bangunan yang sudah lama digunakan akan rusak dan perlu diperbaiki.
“Kalau masalah sekolah rusak mudah, tinggal diperbaiki,” katanya.
Baca Juga: Ratu Atut Chosiyah Dapat Remisi 3 Bulan, Kapan Bebasnya?
Yang perlu ditumbuhkan menurutnya adalah sikap rasa memiliki dari kepala sekolah dan para guru terhadap sekolah di mana mereka bekerja.
Jangan sampai sekolah yang terdapat kerusakan sedikit, misalkan genting yang bocor, dibiarkan kerusakan itu dan menunggu adanya anggaran dari pemerintahan daerah.
Padahal, kerusakan kecil itu bisa segera diatasi dengan biaya yang tidak seberapa.
Baca Juga: Andika Jadi Calon Bupati dari Awalnya Calon Gubernur, Pengamat: Bukan Turun Kelas
“Jadi jangan sampai menunggu bangun sekolah tambah rusak padahal bisa diperbaiki dan anggarannya tidak mahal,” kata anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten ini.
Menanggapi hal ini, Kepala Dindikbud Kota Serang Alpedi mengatakan, data sekolah yang rusak sesungguhnya sudah ada dan dapat dilihat di data pokok pendidikan (dapodik) yang setiap tahun diperbarui datanya oleh sekolah.
Selain memuat jumlah siswa, dapodik juga memuat data tentang kondisi sekolah apakah masuk ke dalam rusak ringan, sedang, atau berat.
Baca Juga: Link Nonton Gratis Film Soekarno, Spesial Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2022
Alpedi mengatakan, masalah pada bangunan sekolah adalah keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Serang untuk memperbaikinya.
Sebab berapa pun usulan perbaikan yang disampaikan oleh Dindikbud Kota Serang, yang menentukan alokasi anggaran untuk perbaikan tersebut bukanlah Dindikbud Kota Serang.
“Tapi tim TAPD dan Banggar DPRD Kota Serang,” katanya.
Baca Juga: Bendera Merah Putih Raksasa Berukuran 180 Meter Dibentangkan di Tebing Ciporong Kota Cilegon
Alpedi menuturkan, Dindikbud Kota Serang siap dengan data sekolah yang rusak ringan, sedang, bahkan berat. Tidak hanya jumlah, data tersebut juga memuat lokasi di mana sekolah-sekolah rusak tersebut berada.
Namun lagi-lagi menurutnya masalahnya bukan pada ada atau tidak data mengenai sekolah yang rusak melainkan pada kemampuan daerah untuk memperbaiki sekolah yang ada.
“Misalkan diajukan perbaikan untuk lima sekolah yang rusak berat paling yang disetujui hanya satu sekolah ini karena keterbatasan anggaran,” katanya.
Baca Juga: Lirik Lagu Ojo Dibandingke yang Dinyanyikan Farel Prayoga Pada HUT ke-77 RI di Istana Merdeka
Alpedi mengatakan, bila ditanya keinginan maka dia menginginkan agar seluruh sekolah yang rusak diperbaiki.
Namun Pemerintah Kota Serang tentu memiliki prioritas tidak hanya memperbaiki sekolah yang rusak melainkan juga ada program lain yang diprioritaskan oleh Pemkot Serang.
Hal itu disesuaikan dengan visi misi Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang terpilih. ***


















