BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Helldy Agustian menghadiri acara Rapat Kerja Nasional atau Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia atau Rakernas Apeksi.
Rakernas Apeksi yang dihadiri Helldy Agustian digelar di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin 8 Agustus 2022.
Saat Rakernas Apeksi tersebut, Helldy Agustian mengunggah video bersama para Walikota se-Indonesia.
Baca Juga: Akhir Luffy di Arc Wano! Spoiler One Piece Chapter 1056 : Red Scabbards Sebagai Perisai Baru di Wano
Beberapa diantaranya yaitu Walikota yang memiliki latar belakang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam video yang diunggah Helldy satu persatu memperkenalkan para temannya tersebut.
Diantaranya, mantan Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Madiun, Asisten Daerah II Kota Solok dan Walikota Lubuklinggau.
Baca Juga: 15 Kode Promo Lazada 8 Agustus 2022: Nikmati Hemat Belanja Diskon Ekstra 200 Ribu dan Gratis Ongkir
Dikutip Bantenraya.com dari video Helldy yang beredar pada Senin 8 Agustus 2022, Ia ingin memperlihatkan dan memotivasi para ASN dengan menunjukan keberhasilan walikota luar daerah yang kini menjadi pimpinan.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kepada seluruh ASN dimanapun berada, hari ini luar biasa,” katanya.
“Hari ini saya baru ketemu, beliau ini Walikota Solok dari ASN kan Asisten II terakhir, Pak Wali juga dari Madiun terakhir dari Sekda, dan Lubuk Linggau dari IV C pensiunnya. Pensiun dini,” imbuhnya.
Lantas Helldy Agustian menyatakan, jika dalam perkumpulan tersebut dirinya menjadi satu-satunya walikota yang berangkat sebagai Sales Toyota, pabrikan mobil asal Jepang.
“Satu-satunya dari salesman Toyota, masya Allah luar biasa, terimakasih,” ujarnya.
Sebelumnya, Walikota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan, Ia bersama dengan walikota se-Indonseia akan membahas kembali soal nasib honorer di Rakernas Apeksi pada Pekan mendatang di Padang.
“Yah itu kemarin di Salatiga sebenarnya sudah ada MoU (kesepakatan soal honorer). Di Padang nanti akan dibahas kembali dan mempertegas,” katanya usai mengisi acara Turnamen Voli di Lapangan Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Purwakarta, Sabtu 6 Agustus 2022.
“Yang pasti seluruh Walikota akan siap memperjuangkan nasib honorer. Kami tidak mungkin honorer diberhentikan. Ini akan mengganggu pelayanan secara nasional,” jelasnya.
Helldy menyatakan, nantinya bagaimana mekanismenya itu akan dibahas. Jadi diharapkan muncul sebuah format yang itu bisa untuk para honorer.
“Jadi kami sudah melakukan pendataan. Nanti tidak akan dihapus bisa jadi ada format baru untuk para honorer,” ujarnya. ***



















