BANTENRAYA.COM – Induk Facebook yakni Meta digadang-gadang menawarkan obligasi pertamanya, Kamis 4 Agustus 2022.
Meta mengatakan bahwa mereka akan melakukan penawaran obligasi pertama kalinya saat perusahaan media sosial tersebut melakukan investasi besar-besaran untuk mendanai proyek metaversenya.
Meta tidak mengungkapkan ukuran penawaran, tetapi mengatakan akan menggunakan dana untuk belanja modal, pembelian kembali saham, akuisisi atau investasi.
Baca Juga: 3 Jenderal Diperiksa Lantaran Diduga Hambat Kasus Brigadir J
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, diantara perusahaan teknologi megacap yang terbang tinggi, Meta adalah satu-satunya yang tidak memiliki utang dalam pembukuannya.
Arus kas bebas perusahaan telah menipis karena terus maju dengan rencana metaverse-nya, yang menyebabkan perubahan namanya menjadi Meta Platforms dari Facebook tahun lalu.
Pada kuartal kedua yang berakhir 30 Juni, Meta memiliki arus kas bebas sebesar $4,45 miliar, dibandingkan dengan $8,51 miliar tahun lalu dan $8,53 miliar pada kuartal sebelumnya.
Baca Juga: Link Live Streaming Bali United vs Rans Nusantara FC, Juara Bertahan Melawan Klub Promosi
Pekan lalu, perusahaan juga melaporkan penurunan pendapatan kuartalan untuk pertama kalinya.
Chief Financial Officer Dave Wehner mengatakan pada panggilan konferensi pasca-pendapatan bahwa perusahaan memiliki jumlah besar dalam program pembelian.
Sehingga kembali dan mengharapkan untuk melanjutkan pembelian kembali sebagai bagian dari strategi alokasi modalnya.
Perusahaan menerima peringkat ‘A1’ dari Moody’s dan peringkat ‘AA-‘ dan pandangan ‘stabil’ dari S&P. ***

















