BANTENRAYA.COM – Kondisi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Muncangkopong di Desa Muncangkopong, Kecamatan Cikulur, kondisinya rusak berat. Dinding bangunan retak-retak dan atapnya sudah ambruk, tidak bisa digunakan lagi untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).
Kepala SDN 3 Muncangkopong Mujan mengatakan, ruang kelas tersebut sudah berusia 15 tahun. Selama belasan tahun gedung tersebut tidak pernah tersentuh anggaran perbaikan dari pemerintah daerah.
“Bangunan ini sudah berusia 15 tahun dan mulai rusak pada 2015. Bangunan ini tidak pernah diperbaiki hingga saat ini,” kata Mujan kepada wartawan saat ditemui di halaman sekolah, Rabu 27 Juli 2022.
Baca Juga: Rektor UGM dan Bupati Serang Dukung Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Bank Sampah Digital
Dijelaskannya, kerusakan semakin parah pada 2019, karena atap bangunan mulai keropos dan ambruk. Sehingga, pihak sekolah memutuskan untuk tidak menggunakan dua ruang kelas untuk pelaksanan kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, karena keterbatasan ruangan yang dimiliki, ruang guru pada bangunan tersebut tetap digunakan. Walaupun kondisinya membahayakan keselamatan para guru dan staf sekolah.
“Sebetulnya kita juga sangat khawatir tapi mau bagaimana lagi. Kita nggak ada ruangan lagi untuk para guru. Kalau dalam kondisi hujan sudah pasti air masuk karena bagian atap bocor. Nah pada saat itu, para guru juga mengungsi,” jelasnya.
Baca Juga: 10 Quotes atau Kata-Kata Mutiara Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram, Bijak dan Menyentuh Hati
Ia menerangkan, sekolahnya kini hanya memiliki tiga ruang kelas yang masih layak digunakan untuk pelaksanaan KBM. Ketiga ruangan itu tentunya tidak bisa menampung siswa-siswinya yang berjumlah 216 orang.
Untuk itu, pihak sekolah pun terpaksa menerapkan sistem KBM secara bergilir pada pagi dan siang hari. “Jadi, untuk sementara siswa belajar bergantian ada yang masuknya pagi dan ada yang masuknya siang,” ucapnya.
Mujan mengaku sudah melaporkan kondisi sekolahnya kepada Bupati Iti Octavia Jayabaya melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak.
“Kita sudah ajukan pada 2021. Tapi hingga kini belum ada kelanjutan dari Dinas Pendidikan. Kita hanya berharap, pihak Dinas bisa membantu memperbaiki sekolah yang menampung ratusan anak Cikulur,” harapnya.
Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon Tahun Baru Islam 2022 Masehi 1444 Hijriah Terbaru, Keren, dan Gratis
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Lebak Wawan Ruswandi mengatakan, pihaknya sudah memasukan SDN 3 Muncangkopong ke dalam Dapodik dan perbaikan bangunan sekolah direncanakan akan dilakukan pada 2023.
“Awalnya data pada Dapodik nggak sesuai. Tapi sudah dibetulkan untuk diperbaiki pada 2023. Jadi sekolah ini akan menjadi prioritas rehab,” pungkasnya. ***


















