BANTENRAYA.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Kota Cilegon menggelar pelatihan.
Pelatihan dari DP3AKB Kota Cilegon ini terkait penanganan kekerasan terhadap anak bagi aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat atau PATBM kelurahan dan kecamatan di Swiss-Bellexpress Hotel Cilegon pada 19 dan 20 Juli 2022.
Kegiatan dari DP3AKB tersebut diikuti oleh 51 orang aktivis PATBM dari 43 kelurahan dan 8 kecamatan di Cilegon.
Baca Juga: Rasakan Hematnya Pakai Mobil Listrik, Fitra Eri: Isi Daya Rp 70 Ribu Bisa Tempuh Jarak 300 KM
Kepala DP3AKB Cilegon Agus Zulkarnain mengatakan, pelatihan diberikan bagi aktivis PATBM agar menambah wawasan sehingga bisa membantu dan memudahkan dalam menghadapi serta menangani kasus kekerasan yang terjadi pada anak.
“Kami berharap pelatihan ini bisa memperkuat upaya perlindungan terhadap anak khususnya oleh para aktivis PATBM sehingga meminimalisir dan mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak di Kota Cilegon,” katanya.
Tujuan perlindungan anak sendiri, lanjut Agus, tentu diharapkan bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak terlebih bagi mereka yang membutuhkan perlindungan khusus.
Baca Juga: Link Nonton Drakor Jinxed at First Episode 11 Sub Indo, Seul Bi Dilamar Soo Kwang dan Min Jun
“Optimalisasi pelayanan dan pemenuhan hak anak tentu menjadi prioritas agar menjamin kebebasan anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal termasuk pertisipasi anak dalam lingkungan masyarakat dan pembangunan,” ujarnya.
Agus mengungkapkan, minimnya perhatian terhadap kasus kekerasan pada anak tentu menjadi penyebab peningkatan terhadap jumlah kasus yang terjadi.
“Untuk menumbuhkan perhatian di masyarakat inilah kami mengadakan pelatihan bagi aktivis PATBM sebagai bekal dalam melakukan upaya perlindungan terhadap anak,” tuturnya.
Baca Juga: Viral, Warga Serang Kapal Basarnas Yang Tengah Mencari Korban Tenggelam
Selain pelatihan bagi aktivis PATBM, Agus mengatakan, DP3AKB juga telah melakukan upaya perlindungan anak lainnya.
Diantaranya memberikan pendampingan hukum dan layanan lainnya bagi korban kekerasan anak dan berbagai kegiatan sosialisasi serta fasilitasi untuk kepentingan anak di Kota Cilegon.
“Khusus anak-anak dengan berkebutuhan khusus, kami juga telah melaksanakan perlombaan dan kegiatan destinasi wisata bagi mereka,” jelasnya.
Baca Juga: Amalan Sunnah Menyambut Tahun Baru Islam
Kepala Bidang Pencegahan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak atau P2KP DP3AKB Kota Cilegon Dewi Herlina menambahkan, dalam pelatihan bagi aktivis PATBM, pihaknya menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten.
Seperti Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Cilegon Tubagus Zuaeni, Nyimas Diane Wulan Sari, Fasilitator PATBM Listyaningsih, Kepala UPT PPA Cilegon Masita, dan Kepala DP3AKB Cilegon Agus Zulkarnain yang juga ikut memberikan materi tentang perlindungan anak.
“Kami benar-benar menginginkan angka kekerasan anak dan perempuan di Kota Cilegon bisa menurun,” ujarnya. ***




















