BANTENRAYA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang menggelar nobar (nonton bareng) peluncuran tahapan Pemilu 2024 di Aula KPU Pandeglang, Selasa 15 Juni 2022.
Hadir dalam kegiatan ini, para komisioner KPU dan Bawaslu Pandeglang, Kepala Kesbangpol Pandeglang Tb Entus Bakti, dan beberapa pengurus parpol.
Ketua KPU Pandeglang Ahmad Sujai mengatakan, bangga karena peluncuran tahapan Pemilu 2024 tepat waktu dan meriah meski dilakukan daring dan sebagian langsung di Jakarta.
“Sesuai dengan UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, tahapan harus dilaksanakan selambat-lambatnya 20 bulan sebelum pencoblosan. Peluncuran tahapan ini sesuai aturan dan bukti konsistensi KPU melaksanakan UU,” kata Ahmad Sujai.
Selain UU Nomor 7 tahun 2017, landasan peluncuran tahapan pemilu ini kata Sujai adalah PKPU 3/2022 tentang tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu.
“Aturan teknis tahapannya memang belum keluar dan ini hanya garis besarnya saja. Belum ditentukan apakah teknis tahapan itu berupa PKPU atau aturan teknis lainnya, kami masih menunggu,” jelasnya.
Tahapan awal Pemilu kata Sujai adalah sosialiasi, penggunaan sipol dan sebagainya.
“ KPU Pandeglang akan selalu menegakkan prinsip dan aturan yang berlaku,” tegas Sujai.
Komisioner KPU Pandeglang Ahmadi mengatakan, persiapan Pemilu 2024 lebih panjang dibanding sebelum-sebelumnya.
“Karena tahapannya panjang maka persiapan harus maksimal agar tujuan Pemilu sesuai ketentuan,” kata Ahmadi.
Sementara itu, amanat Presiden Joko Widodo dalam kegiatan ini disampaikan Mendagri Tito Karnavian.
Lewat video zoom, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI juga memberikan sambutan.
Ketua DPD RI minta KPU melakukan perbaikan karena hasil evaluasi pemilu 2019 masih ada kekurangan bahkan korban jiwa penyelenggara.
“Pemilu 2024 punya keunikan tersendiri dan kerumitan dan perhitungan lebih lama. Harus siap demi menciptakan demokrasi sehat,” kata Ketua DPD RI. ***



















