BANTENRAYA.COM- Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah atau DPAD Kota Cilegon butuh gedung baru.
Pasalnya, gedung DPAD yang ada saat ini di Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, kondisinya tidak representatif.
Walikota Cilegon Helldy Agustian mendatangi Kantor DPAD Kota Cilegon pada kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) DPAD Kota Cilegon ke-15 pada Rabu, 25 Mei 2022.
Selain mengikuti seremonial kegiatan, Helldy juga mengecek sudut Gedung Perpusatakaan Daerah dan Gedung Kantor DPAD Kota Cilegon.
Baca Juga: TikTokers Berhijab Tuai Kecaman Usai Bergoyang Sambil Pamer Bagian Sensitif
“Saya mengucapkan dan apresiasi kepada Kepala DPAD, Sekretaris dan seluruh tim DPAD atas ulang tahun ini. Ada mimpi besar, yang pertama mencari lahan untuk DPAD yang representatif, karena arsip ini penting,” kata Helldy.
Helldy juga mengapresiasi kepada beberapa Organisasi Perangkat Daerah atau OPD yang penataan arsip. Ke depan, Rumah Dinas Walikota Cilegon diwacanakan sebagai tempat diorama atau semacam museum sejarah Kota Cilegon.
“Ini agar warga Kota Cilegon tau sejarah,” ucapnya.
Helldy juga meminta Kepala DPAD Kota Cilegon Ismatullah mencari lahan yang strategis untuk dibangun DPAD.
“Saya minta Pak Ismat untuk membuat sejarah selama duduk di sini (Jabatan Kepala DPAD Kota Cilegon),” katanya.
Baca Juga: Berikut Sinopsis Film The Last Samurai: Peran Tom Crusie yang Memukau, Tayang Malam Ini di Trans TV
Kepala DPAD Kota Cilegon Ismatullah mengatakan, Gedung DPAD Kota Cilegon saat ini kurang representatif. Apalagi, rencananya akan digunakan untuk Kantor Lurah Ramanuju.
“Saat ini kita sedang mencari lahannya. Mudah-mudahan lahan pemerintah, jadi tidak perlu pembebasan tinggal bangun saja,” tuturnya.
Kata Ismat, Gedung DPAD minimal luasnya 4.000 meter. Jika kurang dari 4.000 meter bisa dibuat dua lantai.
“Yang jelas, bukan karena tidak layak, tapi harus representatif. Saya sampaikan Gedung Negara di sekitar Rumah Dinas Walikota untuk diorama sejarah Kota Cilegon,” ucapnya.*














