BANTENRAYA.COM – Walikota Serang Syafrudin menjenguk penderita gizi buruk, Nurfika (1,8) tahun di kediamannya di Lingkungan Sukabela, RT 03 RW 01, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa 10 Mei 2022.
Walikota Serang Syafrudin pun memberikan bantuan kepada penderita gizi buruk Nurfika (1,8 tahun) dengan berat 6,5 Kg anak kedua dari pasangan Safek dan Ambar.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, pihaknya menengok penderita gizi buruk berdasarkan informasi dari kadernya.
Syafrudin pun mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi, karena telah menengok Nurfika yang merupakan penderita gizi buruk di daerah pemilihannya (Dapil)nya.
“Sebenarnya saya informasinya dari kader. Saya terimakasih kepada pak ketua dewan sudah melihat ke sini sebagai konsekuensi pak ketua itu jadi ketua dari dapil sini, kemudian saya susul sebagai bentuk tanggung jawab kami Pemerintah Kota Serang hadir di tempat ini untuk meninjau langsung balita yang gizi buruk,” ucap Syafrudin, kepada Bantenraya.com usai menjenguk anak penderita gizi buruk Nurfika.
Baca Juga: Wakil Bupati Serang Bakal Dapat Kendaraan Dinas Baru Seharga Rp 500 Juta lebih
Syafrudin menjelaskan, berdasarkan keterangan dari keluarganya, Nurfika terlahir dengan kondisi yang normal dan sehat hingga usia sembilan bulan.
Namun ketika pindah tempat tinggal dari Sukabela ke Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, kondisi Nurfika putri pasangan suami dan istri, Safek dan Ambar, mengalami penurunan berat badan.
Penyakit gizi buruk itu terjadi karena pola asuh Nurfika salah dan tidak rutin lagi mengontrol kesehatan Nurfika ke posyandu.
“Jadi karena kelalaian orang tua tidak mengontrol bayi ini akhirnya bayi ini drop sampai sekarang tergolong gizi buruk,” ujar dia.
Syafrudin mengaku pihaknya terus berupaya untuk menangani gizi buruk pada Nurfika, melalui OPD terkait.
“Alhamdulillah dari dinas kesehatan, DP3AKB, memberikan bantuan nutrisi untuk 2 jam sekali namanya F100 ini untuk menambah gizi dan menambah berat badan. Kemudian biskuit nanti kalau kekurangan-kekurangan itu nanti kita drop selama masihsakit baik f100 maupun biskuit kemudian yang lain,” tutur Syafrudin.
Baca Juga: Banyak Pengelola Pantai Umum di Kabupaten Serang Tidak Membayar Pajak
Syafrudin pun akan menginstruksikan jajarannya lainnya untuk terus memantau kondisinya agar benar-benar kembali sehat.
“Saya sebagai Walikota Serang, menginstruksikan camat, dan dinas terkait, untuk mengontrol terus sampai sembuh total,” jelas dia.
Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan kartu layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk dilakukan penanganan di rumah sakit.
Sebelumnya, ayah Nurfika sudah memiliki BPJS Kesehatan mandiri, namun tidak aktif karena tidak lagi bekerja.
“BPJS nya yang sudah aktif bisa dibawa kemana saja, dan bantuan alakadarnya,” jelasnya.
Baca Juga: Aula Kecamatan Taktakan Ambruk
Ia juga menekankan kepada Kepala Dinkes Kota Serang untuk menyelesaikan permasalahannya gizi buruk dan layanan kesehatan pada warga yang kurang mampu. Dengan begitu angka gizi buruk dapat ditekan.
“Jangan sampai ada keluhan warga ya sudah tidak mampu ditambah layanan kesehatan sulit,” tandas dia.
Acara menjenguk anak gizi buruk pun dihadiri Kepala Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Anthon Gunawan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Arif Rahman Hakim, Sekmat Kecamatan Kasemen dan jajarannya. *



















