BANTENRAYA.COM – Satuan Tugas (Satgas) Pangan dari Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Baru Kranggot, Rabu 20 April 2022.
Dalam sidak tersebut, Satgas Pangan menemukan sejumlah pedagang yang mengoplos daging sapi dan kerbau untuk mendapatkan untung besar dengan harga jual daging sapi yang mahal sekarang.
Dengan temuan tersebut, Sargas Pangan memberikan teguran kepada pedagan atas aksi curangnya yang merugikan konsumen tersebut.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Distan Provinsi Banten Ari Mardiana menyampaikan, pihaknya sudah memberikan teguran dan peringatan kepada penjual. Sebab, hal tersebut bisa merugikan konsumen.
Baca Juga: Suites Combi Bus Karoseri Laksana Diluncurkan, PO Sinar Jaya Jadi Pemilik Pertama
“Saat sidak kami menemukan sejumlah pedagang yang mencampur daging sapi dengan kerbau. Jadi karena sapi mahal maka pedagang ingin mengambil untuk lebih besar,” katanya.
Ari menyampaikan, meminta kepada pembeli untuk bisa lebih teliti dalam membeli jenis makanan daging, sehingga bisa membedakan daging jenis apa.
“Jadi kami minta pembeli benar-benar teliti saat membeli daging, sehingga tidak dicurangi pedagang,” ujarnya.
Sedangkan terkait pemeriksaan sampel, Ari menyampaikan, relatif aman dan tidak ditemukan daging yang mengandung zat berbahaya.
“Baik daging sapi maupun daging ayam tidak satupun yang mengandung zat berbahaya. Semuanya bagus dan baik dan sangat layak dikonsumsi. Hanya tadi saja mau untung besar tapi curang,” tegasnya.
Baca Juga: Walikota Serang Ingatkan Pengusaha untuk Bayar THR Tepat Waktu
Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Baru Kranggot Aceng Syarifudin menyampaikan, pihaknya juga akan memberikan teguran yang sama kepada para pedagang yang berjualan. Sebab, hal tersebut juga nantinya bisa menjadi penipuan konsumen dan bisa sampai kepada pidana.
“Jadi kami minta jika ada lagi konsumen untuk lapor. Jangankan itu oplosan, jika timbangan kurang saja kami bisa tegur dan pedagang minta untuk menggantinya,” paparnya.
Aceng menyampaikan, untuk harga daging sapi sendiri saat ini masih sangat mahal yakni Rp150 ribu per kilo, sementara untuk kerbau masih relatif dibawah sekitar Rp120 ribu sampai Rp130 ribu per kilo.
“Memang karena daging juga mahal untuk sapi murni. Sementara kerbau cukup selisih angkanya,” ujarnya. (***)
















