BANTENRAYA.COM – Dalam artikel ini terdapat informasi terbaru mengenai kebakaran di Tunjungan Plaza Surabaya, Jawa Timur.
Seperti diketahui, kebakaran Tunjungan Plaza Surabaya terjadi pada Rabu 13 April 2022 pukul 17.45.
Api muncul dari lantai 5 dan kemudian membesar menyambar berbagai benda yang ada di sekelilingnya.
Butuh waktu 5 jam sampai pukul 22.30 untuk memadamkan api tersebut agar tidak membesar dan melebar.
Tunjungan Plaza Surabaya adalah salah satu mal terbesar di Indonesia
Mal ini mempunyai luas mencapai 170.000 meter persegi. Mal ini didirikan pada tahun 1986, terletak di pusat kota Surabaya tepatnya di Jalan Jend. Basuki Rahmat. Mal ini resmi dibuka pada tahun 1986 dengan nama Plaza Tunjungan.
Api yang menyala dan membakar Tunjungan Plaza Surabaya menurut Dinas Pemadam Kebakaran berasal dari tenan anak-anak di lantai 4.
Kepala Dinas PMK Surabaya, Dedik Irianto menyatakan, bahwa pihak pemadam kebakaran hingga pagi ini, Kamis 14 April 2022 telah menemukan sumber api.
Menurutnya, ada beberapa titik api yang ditemukan di tenan anak-anak lantai 4, Tunjungan Plaza sebagaimana dikutip dari disway.id.
Adapun titik api yang mengakibatkan terjadinya arus pendek listrik di lantai tersebut, diduga mayoritas mainan yang ada di lokasi terbuat dari plastik, sehingga api cepat membesar.
“Paling parah itu cuman di lantai 4. Ada dua tenan yang terbakar. Satunya tertutup roling door. Tadi saat madamkannya saja kami kesulitan. Jarak pandang terbatas. Asapnya hitam pekat,” kata Dedik, saat ditemui, Kamis 14 April 2022.
Dedik menambahkan, titik api paling besar ada di tenan permainan anak-anak itu.
Api lalu masuk ke penghubung antar lantai (saluran shaft).
Tempat itu, biasanya diisi kabel dan pipa air.
Dari situ, api menyambar video trone di lantai 12.
Dedik memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sebab, bangunan mall Tunjungan Plaza memiliki tingkat keamanan untuk kebakaran yang bagus.
Terlebih juga, memiliki pendeteksi asap dan api. Sehingga, petugas mall cepat melakukan pengamanan.
“Semua alat itu berfungsi dengan baik. Namun, itu sifatnya hanya pencegahan saja. Tapi karena yang terbakar adalah mainan anak-anak, jadi api membesar. Alat itu tidak sanggup memadamkan api yang sangat cepat membesar,” ungkapnya.
PMK Surabaya mengeluarkan seluruhnya armada yang mereka miliki untuk memadamkan api.
Itupun, mereka membutuhkan lima jam untuk memadamkan api. Mulai pukul 17.35 sampai 22.30 Wib.
Ada 30 unit mobil pemadam kebakaran. Serta tiga unit bronto skylift. Itu juga dibantu dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). ***
















