BANTENRAYA.COM – Waktu buka puasa adalah hal yang dinanti setiap orang yang menjalankan ibadah puasa.
Setelah menahan dahaga selama sehari penuh, momen buka puasa menjadi hal yang sangat disyukuri karena bisa kembali makan dan minum seperti biasa.
Namun, pada sebagian orang mereka justru merasakan sakit perut usai buka puasa.
Baca Juga: Link Nonton Forecasting Love and Weather Episode 16, Lengkap dengan Sinopsis dan Jadwal Tayang
Mengapa bisa demikian dan apa penyebabnya? Apakah ini gejala salah makan atau keracunan? Simak artikel ini hingga selesai.
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, secara umum sakit perut yang dialami setelah buka puasa terjadi kepada orang yang memiliki riwayat gangguan pencernaan.
Meski demikian, sakit perut juga bisa dialami bagi mereka yang tidak memiliki gejala sebelumnya.
Makan Berlebihan
Saat buka puasa, pasti ada perasaan ingin mencicipi segala makanan dan minuman yang dihidangkan, sedangkan kapasitas lambung kita terbatas.
Ketika perut Anda terisi banyak makanan, tekanan di perut Anda akan meningkat.
Pada orang yang memiliki katup antara kerongkongan dan lambung yang longgar, makanan yang sedang dicerna dapat menumpuk dalam lambung dan naik kembali ke kerongkongan.
Hal inilah yang menjadi penyebab nyeri pada perut atas dan dada setelah makan berlebihan.
Makanan Pedas
Makanan pedas memang terasa lebih enak untuk dinikmati dan bisa meningkatkan nafsu makan. Tak heran bila ada banyak orang yang gemar menyantap makanan pedas.
Namun ternyata, bahan kimia bernama capsaicin yang terdapat pada cabai ternyata bisa membuat kamu merasakan sensasi panas atau terbakar saat mengonsumsinya.
Baca Juga: Viral Video Mobil Tabrak Puluhan Motor di Bandung, Penonton Ngelag Liatnya
Itulah mengapa makanan yang pedas bukan pilihan yang tepat untuk berbuka puasa. Ini karena kandungan capsaicin pada cabai bisa mengiritasi lambung Anda.
Makan Terlalu Cepat
Saat mengunyah, organ saluran cerna akan mengeluarkan enzim-enzim pencernaan yang dibutuhkan untuk memecah makanan dan penyerapan nutrisi.
Jika Anda makan terburu-buru, makanan yang dimakan cenderung tidak dikunyah dengan baik.
Baca Juga: Ramadan Terbaru! Berikut Ini Kode Redeem FF 4 April 2022 Terbaru
Setelah ditelan, makanan yang tidak dikunyah dengan baik tersebut akan sampai ke saluran pencernaan Anda.
Akibatnya lambung dan usus harus bekerja lebih keras untuk mencerna dan menghaluskan makanan tersebut.
Selain mengganggu proses pencernaan, makan terlalu cepat dan kurang mengunyah dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi serta meninggalkan sisa-sisa zat racun dalam tubuh.
Minuman Bersoda
Segelas minuman bersoda yang dingin juga terlihat menggiurkan untuk buka puasa.
Namun perlu diingat, minuman bersoda mengandung kadar gas karbondioksida yang tinggi, sehingga bisa membuat perut menjadi kembung dan sakit.
Saat kamu menenggak minum bersoda, maka menelan gas dalam jumlah yang banyak.
Baca Juga: Siapa Ari Lesmana yang Suara Adzannya Banjir Pujian
Selain itu, bukannya menghilangkan dahaga, minuman bersoda justru malah bisa membuat kamu mengalami dehidrasi.
Jadi, sebaiknya hindari minum minuman bersoda saat berbuka puasa.
Itulah tadi beberapa penyebab sakit perut yang biasa terjadi usai buka puasa. ***



















