BANTENRAYA.COM – Baru-baru ini film yang dibintangi Jefri Nichol bertajuk Jakarta Vs Everybody tengah diperbincangkan publik, lantaran menampilkan adegan panas dengan Wulan Guritno.
Memiliki perbedaan yang cukup jauh dengan Wulan Guritno, Jefri Nichol cukup apik beradegan panas dalam film Jakarta vs Everybody dengan aktris senior tersebut.
Jefri Nichol pun menceritakan pengalamannya saat melakukan adegan intim dengan Wulan Guritno dan Dea Panendra dalam film Jakarta Vs Everybody.
Dalam film tersebut, Jefri Nichol berperan sebagai Dom, seorang pria asal Padang yang merantau merantau di Jakarta untuk mencari pekerjaan.
Baca Juga: Sinopsis dan Link Nonton Soundtrack No 1 Sub Indo, Kisah Friendzone Park Hyung Shik dan Han So Hee
Sedangkan Wulan Guritno memerankan sosok Pinkan, DJ cantik pacar Radit (Ganindra Bimo) yang juga seorang kurir narkoba.
Sementara Dea Panendra berperan sebagai Khansa, perias mayat yang menyadarkan Dom untuk kembali ke mimpi-mimpinya.
Lantas, seperti apa cerita Jefri Nichol saat melakukan adegan panas dengan Wulan Guritno maupun Dea? Simak ulasan berikut.
Dalam film Jakarta vs Everybody Jefri Nichol lakukan adegan intim dengan dua artis cantik sekaligus yakni Wulan Guritno dan Dea Panendra.
Sebelum beradegan intim dengan Jefri Nichol, Wulan Guritno memberikan syarat yang cukup unik untuk lawan mainnyanya itu.
Baca Juga: Kecanduan Nonton Video Porno, Pemuda Cabuli Bocah SMP di Kabupaten Serang
Ibu tiga anak itu meminta Jefri Nichol dan Ganindra Bimo untuk mandi lebih dulu sebelum melakukan adegan itu.
“Kayak Nichol nanti nanya ‘Mba Wulan nanti nyamannya gimana?’ terus aku nanya Bimo ‘nyamannya gimana’, kalau aku nyamannya harus wangi, Akhirnya sebelum melakukan, kita semua mandi,” kata Wulan Guritno dalam YouTube Bioskop Online pada Selasa, 22 Maret 2022.
Berbeda dengan Wulan Guritno, Jefri Nichol ternyata tidak memilki persyaratan khusus. Ia tidak mempermasalahkan kondisi lawan mainnya saat adegan panas.
“Aku sebenarnya mau mereka mau gimana saja aku nyaman-nyaman saja karena itu Mba Wulan dan Dea Panendra gitu. Kalau aku, tapi aku mandi dulu,” tutur aktor 23 tahun itu.
“Kalau enggak salah waktu sama Mba Wulan waktu itu pagi-pagi ya jadi aku waktu itu masih fresh,” ujarnya.
Namun saat beradegan ranjang dengan Dea Panendra dilakukan sekitar pukul dua hingga tiga dini hari, Jefri Nichol menceritakan hal lucu yang terjadi selama scene adegan panas itu.
“Kalau Ka Dea Panendra itu kita scene terakhir di hari terakhir dan sudah keringetan banget kan. Jam dua sampai jam tiga subuh aku ganti celana dalam, semuanya lah biar fresh banget,” ucap Nichol.
Sehingga Nichol berusaha semaksimal mungkin agar artis 31 tahun tersebut nyaman beradu akting dengannya.
“Akhirnya kita syuting setelah mandi jam dua sampai jam tiga subuh ada kali sejaman, karena teknis banget adegan itu,” lanjut dia.
Wulan Guritno mengungkapkan bahwa adegan panas dengan Jefri Nichol bisa terlihat nyata dalam film Jakarta Vs Everybody, jika keduanya sama-sama nyaman.
Sehingga adegan intim antara Wulan Guritno dan Jefri Nichol bisa dinikmati oleh penonton.
“Adegan intim itu enggak mungkin terlihat terpercaya kalau kitanya enggak nyaman. Jadi Nichol berusaha bikin aku nyaman, Bimo juga, aku juga gimana berusaha bikin nyaman,” ungkap Wulan.
Untuk memebuat kenyamanan dengan Jefri Nichol maupun pemain lainnya, Wulan pun menjalin komunikasi satu sama lain ketika waktu luang.
“Jadi kita begitu cut syuting sebisa mungkin ngobrol bertiga, atau ngobrol berdua. Atau hanya sekedar makan es krim berdua, bertiga,” ujarnya.
“Itu cara mungkin kita menjaga keintiman kedekatan kita satu sama lain, jadi kita merasa nyaman satu sama lain gitu,” pungkas Wulan Guritno. ***


















