BANTENRAYA.COM – Hujan deras yang terjadi pada Sabtu 19 Maret 2022 dini hari di Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang menyebabkan banjir di wilayah tersebut.
Peristiwa banjir yang terjadi pada pukul 04.00 WIB itu menyebabkan 16 unit rumah warga dan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mubtadiin terendam akibat meluapnya air dari kali Cilencang.
Tidak hanya merendam rumah warga dan ponpes, banjir juga menyebabkan 13 perahu nelayan. 8 rusak ringan dan 5 unit kapal lainnya rusak berat.
Baca Juga: Gempa 360 Kali, Gunung Anak Krakatau Berstatus Level II
Selanjutnya, banjir juga telah menghanyutkan 3.000 ekor ikan mujair milik warga.
Selain itu, banjir menggenangi kurang lebih 500 meter tanaman timun milik warga Kampung Pasauran, Desa Umbul Tanjung.
“Jumlah KK (kepala keluarga) yang terdampak banjir 16 dengan jumlah jiwa 76,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Nana Sukmana.
Baca Juga: 30 Link Twibbon Ramadhan 2022, Siap Dibagikan ke Sosial Media
Ia menjelaskan, pada pukul 09.15 WIB petugas BPBD berangkat ke lokasi untuk melakukan assesment dan pada pukul 10.15 WIB petugas tiba di lokasi.
“Saat ini air sudah surut,” ungkapnya.
Ia memastikan dalam peristiwa banjir yang terjadi dini hari itu tidak ada korban jiwa. “Penyebab banjir sungai Cilencang meluap akibat hujan deras yang terjadi di sana,” tuturnya. ***

















