BANTENRAYA.COM – HW, ustadz yang perkosa puluhan santriwati di Bandung, ternyata mencatut nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum untuk menjerat santri baru.
Dengan catut nama Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, maka banyak orang tua yang tertarik menyekolahkan anak mereka di pesantren yang diasuh HW, guru yang perkosa puluhan santriwati.
Modus tersebut disampaikan oleh seorang kepala desa asal Garut kepada anggota DPR RI Dedi Mulyadi dan diunggah di YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL.
Baca Juga: Dibekuk Polisi, Aktor Bobby Joseph Sudah Gunakan Sabu Sejak 2015
Kepala desa asal Garut itu menceritakan awal mula mengapa orang tua di desanya tertarik menyekolahkan anak-anak mereka ke pesantren HW.
Dia menuturkan, istri HW mempunyai saudara yang menikah di kampungnya.
Saudaranya itu, menyatakan HW memiliki pesantren dan sekolah gratis di Bandung dan siapa pun bisa bersekolah di sana.
Agar meyakinkan, saudaranya itu menyatakan bahwa pesantren dan sekolah gratis di Bandung itu sudah diketahui oleh Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum.
“Awalnya itu,” kata kepala desa tersebut melalui sambungan telepon sebagaimana dikutip Bantenraya.com, Senin, 13 Desember 2021.
Karena merasa ada tempat pendidikan gratis dan diketahui oleh negara, maka ada 8 warganya yang masuk ke pesantren tersebut.
Dari 8 anak yang masuk ke pesantren HW itu, 3 merupakan laki-laki dan 5 lainnya perempuan.
Dari 5 anak perempuan yang pesantren akibat tergiur usai mencatut nama Ridwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulum, ada 4 yang diperkosa HW.
Dari 4 yang diperkosa, 3 anak sampai hamil dan melahirkan. Sementara 1 lainnya hanya diperkosa dan tidak sampai hamil.
Baca Juga: Rachel dan Okin Merayakan Ulang Tahun Xabiru, Netizen Jadi Mellow
Dia menceritakan, warga di desanya itu masuk ke pesantren HW di tahun 2014-2015. ***


















