BANTENRAYA.COM – Polri menepati janjinya untuk mengusut kasus kematian Novia Widyasari Rahayu, mahasiswa Unibraw yang meninggal dunia meminum racun di makam ayahnya.
Novia diduga depresi setelah diperkosa dan dipaksa melakukan aborsi oleh pacarnya Bripda R alias Bripda Randy.
Kasus ini viral di media sosial dan netizen mendesak kepolisian mengusut tuntas.
Baca Juga: Ibu Novia Widyasari Rahayu Tolak Autopsi, Polda Jatim: Kita Tetap Lakukan Pendalaman
Polda Jawa Timur langsung melakukan pemeriksaan terhadap Bripda Randy.
Dan Sabtu 4 Desember 2021 malam, Bripda Randy ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus aborsi kandungan Novia Widyasari.
Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dalam rilisnya mengatakan, Bripda Randy dikenai sanksi internal karena statusnya masih anggota Polri saat melanggar hukum.
Baca Juga: Beri Tausiah Pelantikan, Ini Pesan KH Said Aqil Siradj untuk PCNU Kabupaten Serang
Yang dilanggar adalah pasal 7 dan 11 Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011. Sedangkan untuk pidana umum, baru dikenakan pasal aborsi.
”Secara pidana umum, pasal 348 jo 55,” ujarnya.
Brigjen Slamet mengatakan, barang bukti yang dimiliki untuk mendukung sangkaan terhadap Bripda Randy ada dua.
Baca Juga: Detik-Detik Gunung Semeru Meletus dan Muntahkan Jutaan Kubik Hujan Abu Vulkanik 4 Desember 2021
Yakni, racun potasium yang ditemukan dekat Novia Widyasari, dan pil aborsi.
Dari temuan awal, dikatakan kalau aborsi dilakukan dua kali.
Selain itu, dia juga memastikan tidak ada tanda kekerasan fisik pada tubuh Novia Widyasari.
Oleh Polda Jatim, Bripda Randy disangka turut serta dalam melakukan aborsi karena tindakan itu dilakukan bersama-sama.
Berdasar KUHP, ancaman untuk melakukan aborsi adalah pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.
Meski demikian, Brigjen Slamet memastikan timnya tidak berhenti pada sangkaan aborsi. Bukan tidak mungkin, Bripda Randy dikenakan pasal lain.
Baca Juga: NU Banten Nyatakan Dukung KH Said Aqil Siradj di Muktamar NU ke-34
Bukan tanpa alasan Brigjen Slamet mengatakan hal itu.
Sebab, masih ada beberapa hal yang perlu didalami. Termasuk, soal motif bunuh diri Novia Widyasari.
Apakah berkaitan dengan Bripda Randy atau ada masalah lain.
”Kami akan mendalami lagi terkait penyebab itu. Kami tidak berhenti di situ. Akan dikembangkan lagi. Namun, sementara yang didapatkan bisa menjerat dari sangkaan tadi,” imbuhnya. ***















