BANTENRAYA.COM – Saat ini olahraga Indonesia sedang harap-harap cemas setelah Badan Anti-Doping Dunia (WADA) mengeluarkan tegurannya.
Indonesia bersama Thailand dan Korea Utara dinyatakan tak patuh terhadap aturan doping yang diterapkan WADA.
Akibatnya, ketiga negara tersebut terancam terkena sanksi internasional dari WADA.
Baca Juga: Ini Nih Baru Keren, Anak Karyawan Villa di Kabupaten Serang Dapat Beasiswa ke Turki
Dikutip Bantenraya.com dari situs resmi mereka, WADA merupakan singkatan dari World Anti-Doping Agency atau dalam bahasa Indonesia adalah Badan Anti-Doping Dunia.
Ada tiga hal yang menjadi tujuan sehingga WADA dibentuk.
Pertama adalah untuk melindungi hak dasar atlet dalam berolahraga bebas doping untuk keadilan dan kesetaraan antar atlet.
Baca Juga: Jangan Menelpon saat HP Lowbet, Ini Penjelasan Zaidul Akbar
Kedua, memastikan mengaplikasian anti-doping yang terkoordinasi dan efektif di tingkat nasional dan internasional yang berkaitan dengan pencegahan doping.
Ketiga, menerepan setiap kebijakan anti-doping dengan mencerminkan keadilan, kesetaraan dan integritas.
Berdasarkan laporan Reuters, Indonesia sendiri dinilai tak patuh terhadap tujuan yang kedua karena tak menerapkan program pengujian yang efektif.
Baca Juga: Kemendagri Umumkan Pilkades Serentak Dilanjutkan, Khusus Daerah Berstatus PPKM Level 2 dan 3
Dari laman resmi WADA dijelaskan, deteksi merupakan sistem pengujian dan investigasi yang efektif bagi atlet.
Tujuan utama deteksi tidak hanya meningkatkan efek jera, tetapi juga efektif dalam melindungi atlet yang bersih dan semangat olahraga dengan menangkap mereka yang melakukan pelanggaran aturan anti-doping.
Untuk sanksi sendiri, mereka yang melanggar aturan doping tidak diperkenankan menjadi tuan rumah untuk event olahraga tingkat regional, kontinental dan internasional.
Baca Juga: Lagu My Universe dari Coldplay X BTS Duduki Posisi Nomor 1 Tangga Lagu Versi Billboard
Meski demikian, atlet-atlet Indonesia masih diperkenankan mengikuti kejuraan tingkat internasional.
Akan tetapi, mereka dilarang mengibarkan bendera merah putih dan membawa nama negara selain di olimpiade.
hal ini pernah terjadi saat WADA menjatuhkan sanksi penangguhan selama empat tahun kepada Rusia pada 2019.
Oleh sebab itu, atlet-atlet Rusia yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020 menggunakan panji Russian Olympic Committee (ROC). ***


















