BANTENRAYA.COM – Stasiun Maja, Kabupaten Lebak bakal dikembangkan pada akhir tahun 2024.
Hal ini untuk memudahkan akses warga yang bermukim di Kompleks Citra Maja Raya ke Stasiun Maja dan kini desain fisik untuk program pengembangannya masih dalam proses Penyusunan.
Kepala Dishub Kabupaten Lebak Rully mengatakan, meski sudah beroperasi namun pengembangan Stasiun Maja masih belum final.
Baca Juga: Kuota Rumah Subsidi Bertambah 34 Ribu Unit, REI Banten: Siapa Cepat Dia Dapat
Adapun pengembangannya dimaksudkan sebagai Transit Oriented Development (TOD) yang disinergikan dengan pengembang Kota Baru Maja.
“Serta menyediakan angkutan pengumpang (feeder) dari kawasan pemukiman menuju stasiun dan sebaliknya,” kata dia kepada Bantenraya.com, Kamis 5 September 2024.
Sementara itu, Pj Bupati Lebak Gunawan Rusminto menegaskan, pengembangan Stasiun Maja direncanakan dimulai pada akhir tahun 2024.
Baca Juga: Jabat Ketua DPRD Kota Cilegon Sementara, Segini Harta Kekayaan Rizki Khairul Ichwan
“Betul, memang akan dikembangkan mengingat bahwa ada kota baru di Maja yakni Citra Maja Raya,” jelasnya.
Ia menuturkan, pengembangan stasiun melibatkan lintas instansi seperti Pemkab Lebak, PT KAI, pengembang Citra Maja, dan Kementrian Perhubungan.
“Kami sudah meninjau ke lokasi, nanti parkiran di Stasiun Maja bakal diperbesar guna menunjang transportasi bagi warga Maja, terkhusus Citra Maja Raya,” ujarnya.
Baca Juga: Kesempatan Nih! CPNS Formasi Dokter hingga Arsiparis di Pemkab Serang Sepi Pendaftar
“Sekarang kami masih membuat grand designn, jadi anggaran pun belum keluar, masih tahapan perencanaan,” terangnya.
Ia menambahkan, pembangunan pendestrian dan area parkir stasiun Maja ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Sekaligus mendukung peningkatan ekonomi di wilayah ini (Maja-red),” pungkasnya. ***



















