BANTENRAYA.COM – Ahmad Sofian Sauri, pria asal Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang berhasil meraup omzet jutaan rupiah dari usaha budidaya lebah Trigona Itama.
Sofian Sauri mengaku saat ini bisnisnya memang masih terbilang kecil. Ia memiliki sekitar 50 kotak sarang madu dan 100 dari batang bambu.
Untuk per kotak sarang madu, Sofian Sauri biasanya ia mendapatkan produksi sekitar 400 gram madu.
Baca Juga: Promo Pemilu DatascripMall.ID, Ada Diskon 50 Persen hingga Voucher Belanja Gratis
“Harga jual madu ini dipasaran berkisar Rp 370 per kilonya atau Rp 140 ribu perkotak dengan estimasi berat per kotak itu 400 gram,” ujarnya.
“Dalam sebulan biasa dapat Rp 3 juta. Karena memang usaha saya termasuk bisnis kecil,” kata Sofian kepada Bantenraya.com, Selasa Februari 2024.
Selain memiliki nilai ekonomi, Ia juga menerangkan bahwa madu yang berasal dari lebah Trigona Itama ini memiliki khasiat bagi kesehatan.
Hal tersebutlah yang membuat ia tertarik membudidayakan lebah Trigona Itama tersebut.
Selain itu, budidaya lebah jenis ini juga terbilang cukup mudah. Ia sendiri memanfaatkan pekarangan samping rumahnya sebagai lahan.
Bahkan, ia sendiri sudah tiga tahun membudidayakan lebah madu Trigona Itama tersebut.
Baca Juga: Brakk….. Tertimpa Pohon Tumbang, Rumah Warga Pamatang Pandeglang hingga Pemilik Nyaris Jadi Korban
“Awal mula budi daya ini, ketika waktu bongkar rumah salah satu tetangganya yang mau dibangun saya lihat ada bambu dikerumuni semacam lebah ternyata itu lebah madu yang namanya Trigona Itama sama jenis lepisep,” jelasnya.
Rupanya, lebah Trigona Itama tersebut tak hanya mampu memproduksi satu jenis madu, melainkan tiga jenis madu.
Ketiga jenis mati tersebut diantaranya madu Itama, Torasika, dan Lepisep.
Keuntungan membudidayakan lebah jenis Trigona Itama juga, kata Sofian, lebah tersebut tidak berbahaya alias tidak memiliki sengat.
Baca Juga: Pengelola Tol Serpan Tak Terima Proyeknya Dituding Jadi Penyebab Banjir di Pandeglang
“Sementara itu untuk sumber pakannya, kita hanya perlu menanam berbagai jenis bunga atau tanaman rambat yang terus menerus berbunga di sekitar tempat kita melakukan budidaya,” terangnya.
Usia panen madu lebah Trigona Itama, kata Sofian, terbilang cukup singkat.
Ia hanya butuh menunggu waktu sekitar tiga Minggu ketika musim kemarau untuk bisa memanen madu tersebut. Namun, ia harus menunggu waktu cukup lama ketika memasuki musim penghujan.
“Kalau musim kemarau, kita bisa memanen madu Trigona ini tiga Minggu sekali. Tapi kalau musim hujan seperti ini, memang cukup lama, butuh tiga bulan,” tuturnya.
“Iya, saya jual madunya secara online via WhatsApp dan lainnya, kalau pengiriman biasanya ke luar daerah seperti Jawa Barat dan Jawa Timur,” tandasnya. (aldi) ***

















