BANTENRAYA.COM – Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD secara meyakinkan terus percaya diri bisa menang meski hasil survei dibeberapa lembaga mulai anjlok.
Menurut Mahfud MD, itu hal yang tidak harus terlalu dipikirkan olehnya.
Sebab, kondisi yang sama juga terjadi pada 2019 lalu. Dimana, kata Mahfud MD, Joko Widodo kalah dalam survei tapi menang berdasarkan pemungutan dan penghitungan suara.
Baca Juga: ASTAGA! Remaja 20 Tahun ini Sudah Terkena Kolesterol dan Serangan Jantung
Ada banyak faktor, kata Mahfud, kenapa hasil survei juga bisa meleset dari hasil yang sebenarnya di lapangan.
Pertama, jelas Mahfud, pilihan masyarakat masih sangat berubah-ubah dan menyimpan pilihan yang sebenarnya.
“Dulu juga kan pernah Pak Jokowi diramalkan kalah tahun 2019 oleh pen-survei yang sama. Sampai ada tulisan Jokowi game over dua minggu sebelum pemilihan tahun 2019,” ujar Mahfud, sebagaimana dikutip BantenRaya.Com dari berbagai sumber pada Rabu 3 Januari 2024.
Baca Juga: Gempa Bumi Berkekuatan 5.9 Magnitudo Mengguncang Bayah Banten, Terasa Sampai Cianjur
“Ternyata Pak Jokowi menang. Tahun 2019 survei-survei salah semua,” sambungnya.
Menurut Mahfud, ia enggan percaya penuh dengan hasil survei.
“Karena ada faktor lain, sebelum hari pencoblosan, rakyat biasanya menyembunyikan pemimpin pilihan mereka,” jelasnya.
Baca Juga: Awal Tahun 2024 Anies Kumpul Bareng Keluarga di Yogyakarta
Mahfud menegaskan, pilihan rakyat bisa saja berubah secara tiba-tiba.
“Pada saat hari pencoblosan, kembali ke hati nuraninya. Menurut hati nurani, saya ini yang cocok. Biasanya berubah di hari itu,” ucapnya.
Mahfud menegaskan, pembuktian hasil survei baru akan terjadi pada 14 Februari 2024 mendatang.
Baca Juga: Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi, BPBD Kota Cilegon Ingatkan Warga Soal Ini
“Enggak resah. Sama sekali ndak resah. Saya cuman melihat, ‘kok ada orang resah ya’. Kalau saya sih ndak. Lihat saja nanti. Pembuktiannya kan pengadilan rakyat yang sesungguhnya tanggal 14 Februari, semua sekarang ya diam, diam,” imbuhnya.
Selanjutnya, Faktor yang paling menentukan, menurut Mahfud adalah faktor Tuhan yang dapat menentukan kemenangan kepada capres dan cawapres mana.
“Pasti kan negara Berketuhanan Yang Maha Esa. Pasti tahu Tuhan itu Maha Pengatur, insyaallah memberi terbaik,” pungkasnya. ***



















