BANTENRAYA.COM – Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD tak sepenuhnya percaya dengan hasil survei yang dilakukan lembaga-lembaga survei.
Menurut Mahfud MD hasil survei acapkali meleset dengan kenyataan sebenarnya di lapangan, terutama dengan hasil pemungutan suara.
Hal itu, jelas Mahfud lantaran ada banyak pemilih masih menyembunyikan pilihan yang sebenarnya.
Baca Juga: Ditangani Denpom IV 4 Surakarta, Mahfud MD Minta Oknum TNI Pengeroyok Pendukungnya Ditindak Tegas
Berikutnya, ujar Mahfud, pemilih masih berubah-ubah dalam menentukan pilihannya yang akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang.
Selanjutnya, terang Mahfud, ada banyak survei yang meleset dengan kenyataan, misalnya dalam Pilgub DKI yang memenangkan Jokowi dan Ahok.
Kala itu, lanjut Mahfud Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli yang justru unggul di hasil survei malah kalah.
Baca Juga: Krakatau Chandra Energi Buka Lowongan D3, Syaratnya Simpel!
“Pada saat hari pencoblosan, kembali ke hati nuraninya. Menurut hati nurani saya, ini yang cocok. Biasanya berubah di hari itu,” kata Mahfud sebagaimana dikutip BantenRaya.Com dari berbagai sumber, Rabu 3 Januari 2024.
Alasannya, papar Mahfud, jika lembaga survei meleset dari hasilnya selalu berdalih karena survei dilakukan dua pekan sebelum pencoblosan.
“Mereka acapkali berdalih bahwa survei tersebut sudah dilakukan dua pekan lalu.
Faktor yang paling menentukan, menurut Mahfud adalah faktor Tuhan yang dapat menentukan kemenangan kepada capres dan cawapres mana.
“Pasti kan negara Berketuhanan Yang Maha Esa. Pasti tahu Tuhan itu Maha Pengatur, insya allah memberi terbaik,” tegasnya.
Saat ini pada Pilpres 2024 nanti ada 3 pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Baca Juga: 5 Kecamatan di Lebak Jadi Daerah Rawan Tsunami, Cek Apakah Termasuk Tempat Tinggal Kamu
Nomor urut 1 ada pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor, dan nomor urut 3 ada Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sendiri.
Untuk jadwal pemungutan suara sendiri akan digelar pada 14 Februari 2024. *

















