BANTENRAYA.COM – Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FOKKS) mengusulkan bantuan operasional sekolah daerah (BOSDA) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
BOSDA tersebut untuk membiayai operasional sekolah-sekolah swasta di Kota Serang.
Diharapkan dengan BOSDA, sekolah-sekolah swasta di Kota Serang bisa tetap eksis.
Baca Juga: Link Download dan Filosofi Logo Hari Kebangkitan Nasional ke 117 Tahun 2025, Gratis dan Keren
Usulan BOSDA disampaikan Kepala FOKKS Kota Serang Deni Gumelar usai audiensi dengan Walikota Serang Budi Rustandi di ruang kerjanya, Setda lantai 2, Pemkot Serang, Senin 19 Mei 2025.
Ketua FOKSS Kota Serang Deni Gumelar mengatakan, pihaknya memohon bantuan operasional sekolah daerah (BOSDA) dan sistem penerimaan murid baru (SPMB) online 2025-2026.
“Pak Wali menyampaikan bahwa insya Allah akan ada bantuan itu sedang dikaji dulu,” katanya.
Baca Juga: Wak Haji Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen Ungkap Penyebabnya
“Untuk memberikan bantuan berupa BOSDA kepada sekolah swasta, yang memang sekolahnya masih kecil dan berkembang ya, perlu dibantu mungkin seperti itu,” ujar Deni kepada Bantenraya.com.
Sebelumnya, kata dia, sekolah-sekolah swasta tidak pernah mendapatkan BOSDA dari Pemkot Serang.
“Belum, untuk sebelumnya belum,” ucap dia.
Baca Juga: Portofolio Sustainable Finance BRI Tembus Rp796 Triliun, Jadi yang Terbesar di Indonesia
Menurutnya, penyaluran BOSDA baru akan dilakukan pada tahun anggaran 2026, namun itu pun harus dikaji terlebih dahulu oleh Inspektorat.
“Pak Walikota menyampaikan tahun depan baru akan diberikan, itu pun harus dikaji dulu dari Inspektorat,” tuturnya.
“Apakah boleh, besarannya berapa masih dikaji. Kami meminta sekitar baru ada data 27 sekolah, itu pun untuk besarannya masih dikaji oleh Pak Walikota,” katanya.
Baca Juga: Viral! PPATK Blokir 28.000 Rekening Bank Masyarakat Indonesia, Ini Alasannya
Deni menjelaskan, pihaknya mengusulkan BOSDA untuk biaya operasional sekolah, karena dari BOS belum cukup.
“Untuk operasional karena dari BOS itu belum cukup, terutama untuk gaji guru, kemudian untuk biaya operasional kalau dari BOS belum cukup,” ungkapnya.
“Sehingga kami meminta bantuan dari Pak Walikota untuk bisa membantu sekolah-sekolah yang kecil. Yang memang perlu dibantu dari BOS belum cukupi,” jelas Deni.
Untuk besaran BOSDA, Deni mengaku belum mengetahui secara detail, karena akan dikaji terlebih dahulu oleh Pemkot Serang.
“Untuk angkanya belum ya, belum ada. Tapi akan dikaji, dikaji dulu mungkin tahun depan baru ada angkanya,” tegas dia. ***



















