BANTENRAYA.COM – Lebih dari 30 warga Palestina termasuk anak-anak tewas dalam 2 serangan udara Israel di Jalur Gaza.
Serangan di Gaza tersebut menurut laporan pejabat setempat terjadi pada Jumat malam hingga Sabtu 12-13 Januari 2023.
Serangan itu membuat kekhawatiran di Gaza terus meningkat atas kurangnya bahan bakar dan pasokan untuk rumah sakit yang kelebihan beban.
Video yang diperlihatkan oleh Departemen Pertahanan Sipil Gaza menunjukkan tim penyelamat mencari warga di puing-puing rumah di Kota Gaza.
Mereka menggunakan senter pada Sabtu pagi setelah rumah tersebut terkena serangan Israel.
Rekaman menunjukkan mereka membawa seorang gadis muda yang terbungkus selimut dengan luka di wajahnya, dan setidaknya 2 anak lainnya yang tampaknya telah tewas.
Baca Juga: Anies Diancam Ditembak, Mahfud MD Bilang Biar Polisi Ungkap Kebenarannya
Seorang anak laki-laki yang tertutup debu meringis saat dia dimasukkan ke dalam ambulans. Serangan terhadap rumah di lingkungan Daraj menewaskan sedikitnya 20 orang.
Menurut juru bicara Pertahanan Sipil Gaza Mahmoud Bassal, serangan lain di dekat kota selatan Rafah di perbatasan Mesir menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk 2 anak-anak.
Jenazah, terutama dari keluarga pengungsi Gaza tengah dibawa ke rumah sakit Abu Youssef al-Najjar di kota itu di mana mereka diperiksa oleh reporter Associated Press.
Baca Juga: Yoon Sa Bong dan Jung Yong Ju Segera Bintangi Drakor Knight Flower
Kementerian Kesehatan di Gaza mengungkapkan 135 warga Palestina tewas dalam 24 jam terakhir, sehingga total korban jiwa dalam perang tersebut menjadi 23.843 orang.
Penghitungan tersebut tidak membedakan antara kombatan dan warga sipil, namun sekitar dua pertiga dari korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.
Mereka juga mengungkapkan jumlah total korban luka akibat perang melampaui 60.000 orang.
Baca Juga: Samsung Galaxy A15 5G dan A25 5G Tampil Baru, Layar Super AMOLED
Meski demikian Israel berpendapat Hamas bertanggung jawab atas tingginya korban sipil yanh terus berjatuhan.
Mereka menyebut Hamas memanfaatkan bangunan sipil dan melancarkan serangan dari daerah perkotaan yang padat penduduknya.
Ketika perang di Gaza memasuki hari ke-100 pada hari Minggu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan hanya 15 dari 36 rumah sakit di wilayah tersebut yang berfungsi.
Baca Juga: Tinggal Klik! Link Nonton Tira Episode 5 Full Movie, Lengkap dengan Sinopsis dan Jadwal Tayang
Namun berdasarkan laporan OCHA, rumah sakit yamg berfungsi itupun hanya bisa beroperasi sebagian.
Rumah sakit utama di Gaza tengah, Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di kota Deir al-Balah, gelap pada Jumat pagi setelah kehabisan bahan bakar.
Para staf dapat mengoperasikan ventilator dan inkubator dengan baterai bertenaga surya di siang hari, dan menerima kiriman bahan bakar darurat dalam jumlah kecil dari rumah sakit lain pada Jumat malam.
Baca Juga: Drakor My Happy Ending Episode 5 dan 6 Sub Indo: Jadwal Tayang, Spoier dan Link Nonton
Bahan bakar diperkirakan akan habis lagi pada hari Sabtu kecuali WHO dapat memenuhi pengiriman yang dijanjikan, kata pejabat rumah sakit.
Pengiriman bantuan terganggu oleh menurunnya konektivitas telekomunikasi di sebagian besar wilayah Gaza, yang dimulai pada Jumat malam***

















