BANTENRAYA.COM – Menjelang Ramadan, okupansi atau tingkat huni Greenotel Cilegon yang berlokasi di Green Megablok, Kota Cilegon terpantau stabil seperti bulan sebelumnya yakni Februari.
General Manager Greenotel Cilegon Jonathan Wijaya mengatakan, okupansi selama Maret stabil di 70 persen. Menurutnya, okupansi tersebut naik meskipun tidak begitu signifikan dari bulan Februari.
“Bulan Februari rata-rata okupansi di angka 67 persen, dan bulan ini tingkat hunian terhitung stabil di angka 70 persen. Okupansi naik ya walaupun tidak terlalu signifikan,” kata Jonathan kepada Banten Raya, Rabu (16/3).
Baca Juga: Identitas Mayat Tanpa Busana di Tumpukan Sampah di Cikeusal Terrungkap, Ternyata Pasien Rehabilitasi
Baca Juga: Kasus Korupsi Blast Furnace Diusut Kejagung, PT Krakatau Steel Jajaki Mitra untuk Operasikan Pabrik
Meski demikian, untuk bulan Maret ini, ia mentargetkan rata-rata okupansi di akhir bulan diharapkan bisa mencapai angka 75 persen. Hal tersebut dikarenakan, di sepanjang bulan Ramadhan diperkirakan okupansi akan mengalami penurunan.
“Harapannya bulan ini okupansi bisa capai 75 persen untuk menutupi kekurangan-kekurangan di bulan Ramadhan. Karena biasanya sepanjang Ramadhan okupansi mulai turun, masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu buka puasa bersama keluarga di rumah,” ucapnya.
Ia menyampaikan, untuk mencapai target tersebut pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi, seperti misalnya kompetisi make up yang diselenggarakan awal bulan lalu serta promo di tanggal kembar 3 Maret lalu (3.3).
Baca Juga: Menarik! Drama A Business Proposal akan Suguhkan Episode Spesial Komentar dari Para Pemainnya
Baca Juga: Latih Motorik Anak, HIMAPGPAUD STKIP Syekh Manshur Gelar Lomba Mewarnai
Untuk ke depannya, ia telah menyiapkan sejumlah strategi di antaranya yaitu mengikuti campaign di beberapa Online Travel Agen (OTA) yang sedang ulang tahun guna meningkatkan tingkat huni di Greenotel Cilegon.
“Jadi bulan-bulan ini banyak OTA yang sedang ulang tahun nih, jadi kita ikut campaign di beberapa Online Travel Agent. Itu strategi kita untuk meningkatkan okupansi,” tuturnya.***



















