BANTENRAYA.COM – Masjid Agung Nurul Iklas menggelar salat tarawih rutin dengan bacaan satu juz per harinya. Dimana, nantinya selama Ramadhan akan dituntaskan menjadi 30 juz.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Cilegon Rahmatullah menjelaskan, untuk imam sendiri sekarang diambil dari Pondok Pesamtren Tahfiz Ibnu Syam. Dimana, semua imam sudah memunuhi standar syariat.
“Mumpung ada SDM sendiri dan selama Ramadan hatam sampai 30 juz diambil dari Ponpes Ibnu Syam. Jadi nanti satu malam satu juz,” katanya, Rabu (25/2).
Rahmatullah menjelaskan, kedepan tidak hanya dari Pompes Ibnu Syam saja. Namun, dari Ponpes lainnya di Cilego juga akan dilibatkan.
“Nanti akan dilibatkan juga. Jadi semuanya bisa diakomodir,” ujarnya.
Untuk honor sendiri, jelas Rahmatullah karena keterbatasan maka dialokasikan dari mulai Rp6 juta sampai Rp9 juta untuk borongan.
BACA JUGA : Launching Ramadan Ceria Cilegon Juare Baznas Cilegon Salurkan Santunan Untuk 860 Anak Yatim
“Full selama 30 hari Rp6 juta sampai Rp9 juta. Teknis jumlah orang dan lainnya itu diserahkan pada ponpes,” ucapnya.
Tidak hanya imam tarawih saja, ujar Rahmatullah. Namun, nantinya juga para santri akan memimpin iktikaf 10 hari terakhir di bulan Ramadan.
“Akan ada juga iktikaf 10 hari terakhir. Nanti para santri juga yang akan memimpin,” ungkapnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Robinsar juga mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan pelipatgandaan pahala, sehingga umat Islam diimbau untuk memperbanyak ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, melaksanakan salat, bersedekah, serta memperbanyak istigfar. Termasuk, warga bisa menikmati 1 jus untuk melipatgandakan pahala di Masjid Agung.
BACA JUGA : Terapkan WFA Mudik dan Balik Lebaran 2026, Pegawai Pemkot Cilegon Bisa Mudik 16 Hari
“Orang yang merugi adalah mereka yang masuk bulan Ramadan dan keluar dari bulan Ramadan, namun dosa-dosanya belum diampuni oleh Allah SWT. Mari kita perbanyak zikir dan istigfar agar Allah SWT memberikan keberkahan dan ampunan bagi kita semua. Kami mengajak bagi yang ingin 1 juz bisa datang dan bertarawih di Masjid Agung,” paparnya. (***)















