BANTENRAYA.COM – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Serang membukukan penyaluran pinjaman kepada 397 nasabah sepanjang tahun 2025.
Kepala PNM Cabang Serang Eka Hermanta mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan perekonomian terutama kaum perempuan agar berkontribusi terhadap ekonomi keluarga.
“Kami terus mendorong minat usaha yang tadinya menjadi beban suami kini jadi membantu perekonomian keluarga,” ujar Eka kepada Bantenraya.com, di Jalan Trip Jamaksari, Ciceri, Kota Serang, Senin 5 Januari 2025.
BACA JUGA: Tayang Perdana! Spring Fever Sub Indo: Drakor Ahn Bo Hyun dan Lee Joo Bin
Total nasabah yang mendapat manfaat kredit PNM dari program mekar meningkat dari periode sebelumnya sebanyak 380 ribu nasabah. Adapun outstanding pembiayaan yang disalurkan sudah lebih dari Rp1 triliun sepanjang tahun 2025.
“Untuk di tahun 2026 kami masih belum tentukan besaran target, biasanya 10-20 persen ada peningkatan dari periode sebelumnya,” jelasnya.
Hal tersebut juga sejalan dengan arahan pemerintah untuk terus meningkatkan taraf hidup masyarakat pra sejahtera, khusus di kawasan Serang dan sekitarnya.
“Langkah-langkah yang akan kita lakukan masih sama membantu masyarakat pra sejahtera, termasuk kemarin yang datang ke acara peresmian rumah oleh Presiden Prabowo adalah pedagang tahu, termasuk nasabah kami yang mengabil KPR subsidi,” ujarnya.
PNM Cabang Serang juga melakukan upaya pendampingan terhadap para nasabah yang memiliki usaha antara lain dengan memberikan pelatihan agar usaha meningkat.
“Kita punya tugas yang mulia, tidak hanya menyalurkan kredit, namun juga memberikan pelatihan online, pembukuan, digitalisasi lewat pengembangan kapasitas usaha (PKU),” ujarnya.
Termasuk dengan adanya fasilitas kantor baru yang lebih strategis dan representatif sehingga dapat dengan mudah melakukan mobilitas dan monitoring pekerjaan dan pembinaan kepada nasabah.
“Kemarin juga ada sejumlah UMKM yang datang ke lokasi kantor kami, sehingga produk yang ada dapat di display dan bisa menjadi promosi mereka,” ungkap Eka.
Sebagai informasi, ada sekitar 40 pelaku UMKM yang mendapatkan pembinaan secara langsung dari PNM, serta ratusan UMKM lainya yang tengah dipersiapkan untuk naik kelas.
“Total yang masuk dalam kurasi kita ada 40 UMKM, mereka sudah punya berbagai sertifikat dan perizinan yang lengkap sehingga memungkinkan untuk terus dikembangkan pasarnya,” kata Eka.*



















