BANTENRAYA.COM – Tren penjualan Roti O sebagai salah satu bisnis dengan skema franchise yang memiliki banyak outlet alami peningkatan.
Penjualan Roti O mengalami peningkatan hingga 40 persen usai banyak promo yang ditawarkan di berbagai kanal media sosial.
Berdasarkan pantauan Bantenraya.com terhadap beberapa outlet Roti O di Kota Serang, terdapat antrean yang cukup panjang pembeli untuk menukar voucher diskon dengan varian menu yang tersedia.
Baca Juga: Viral Antar Anak Sekolah Tanpa Helm, Wakil Walikota Serang Minta Ditilang Polisi
Kasir Roti O di Cabang Ahmad Yani Karin Yunia mengatakan, strategi penjualan dengan menyasar media sosial salah satunya platform Tiktok memberikan dampak yang signifikan.
“Selalu antre mas setiap hari, dan hampir semua yang beli ini menukar voucher dengan harga yang lebih murah,” ujarnya.
“Naik sih sekitar 40 persen. Biasanya rata-rata 40 pembeli sekarang bisa sampai 100 orang lebih kalau week end,” kata Karin kepada Bantenraya.com, Senin 14 Juni 2025.
Baca Juga: GAS! Pendaftaran PLN Mobile Jawara Run 2025 Telah Dibuka, Cek Alurnya Bisa Dilakukan Sambil Rebahan
Ia menuturkan, dengan mekanisme penukaran voucher belanja menyenangkan yakni geser, klik dan tukar konsumen akan mendapatkan diskon hingga 55 persen dari harga sebelumnya.
“Ini yang menarik, misalnya ada promo kopi dua dan roti dua dari harga awal itu Rp75 ribu menjadi Rp45 ribu. Dan banyak promo yang bisa dipilih juga,” imbuhnya.
Kasir Roti O di Cabang Pandean Arini Ayu menjelaskan, produksi roti dan aneka varian menu lainnya juga turut meningkat sejalan dengan tren tersebut.
Baca Juga: Siswa SD Negeri 02 Kota Serang Tiba di Sekolah Saat Masih Gelap dan Ruang Kelas Masih Terkunci
“Secara otomatis produksi juga naik, karena benar-benar se ramai itu, kalau pastinya kurang tau kurang lebih naik 30-40 persenan, jika dibandingkan dengan belum adanya promo voucher,” tutur Ayu.
Menurutnya, tren ini juga sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat agar terbiasa melakukan transaksi pembayaran dengan metode non tunai.
“Jadi kalau di store semua cabang Roti O itu sudah cashless, kami edukasi terlebih dahulu kepada konsumen meskipun ada beberapa yang memang keberatan karena hanya punya uang cash, namun tetap kami bantu,” ujarnya.
Baca Juga: Robinsar Siap Gelontorkan Pinjaman Rp10 Juta Buat Koperasi Merah Putih, Ada Bunganya?
Salah seorang pembeli Adnan Ilham menyebut, sebelum adanya promo ini harga roti yang ditawarkan terbilang cukup tinggi sehingga banyak konsumen yang memilih belanja di tempat lain.
“Harganya dulu itu diatas Rp10 ribu hanya satu varian, tapi sekarang dengan Rp15 ribuan bisa dapat dua menu,” kata Adnan.***



















