JAKARTA – PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk yang bergerak dibidang pembiayaan mendapatkan dua penghargaan sekaligus pada ajang HR Excellence Award 2021. Adapun penghargaan yang didapat yaitu AA (Very Good) Rating pada kategori HR Digitization and People Analytics serta Learning and Development.
Ajang tersebut diselenggarakan oleh SWA bersama dengan Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (LM-FEBUI) sebagai upaya dan apresiasi kepada perusahaan yang telah menjalankan strategi pengelolaan manajemen SDM yang selaras dengan strategi bisnis di perusahan.
Human Capital, General Support, & Corporate Communication Director FIFGROUP Esther Sri Harjati menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan tersebut memberikan semangat bagi FIFGROUP.
“Terima kasih kepada SWA dan LM-FEBUI yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami, dan tentu penghargaan ini merupakan asupan vitamin semangat bagi seluruh insan FIFGROUP di seluruh Indonesia,” kata Esther dalam keterangan Persnya, Jumat (20/8).
Baginya, bukanlah hal yang mudah untuk dapat terus memberikan yang terbaik khususnya dalam mengembangan kompetensi SDM di tengah kondisi sulit seperti ini. Namun dengan kolaborasi dan keinginan untuk maju, FIFGROUP mampu melakukan hal tersebut. Dirinya berharap, FIFGROUP dapat selalu mengembangkan apa yang sudah dikerjakan.
Division Head of Human Capital FIFGROUP Arlien Virginia Jonathan mengatakan, era digital yang bergerak cepat membuat FIFGROUP berusaha memahami permasalahan dan menyiapkan strategi bisnis yang tepat, begitu juga dari sisi SDM.
Dalam presentasi di hadapan Dewan Juri HR Excellence Award, tim FIFGROUP membawakan tema ‘Reinventing Organization Agility to Embrace Digital Culture’. Menurut Arlien, dalam praktik people management di masa perubahan cepat ini, FIFGROUP mengusung tiga grand strategy, yaitu Organizational Readiness, People Readiness, dan System Readiness.
Pada strategi Organizational Readiness, FIFGROUP berhasil melakukan digital strategi dan cascading komunikasi di antara para pemimpinnya. Dengan memaksimalkan platform digitalnya, FIFGROUP memastikan terjadi proses penyampaian ke bawah (cascading) strategi dan implementasi proyek agar tersampaikan dengan baik.
Manajemen FIFGROUP juga menekankan kembali peran dan tanggung jawab para pemimpin (leader). “Kami memberikan pembekalan kepada setiap leader, baik di kantor pusat maupun cabang atas perannya sebagai agent of change dan human capital leader,” kata Arlien.
Di samping itu, untuk menciptakan organisasi yang tangkas dan adaptif, FIFGROUP menggunakan strategi Business Process Reengineering (BPR) sebagai dasar untuk pengembangan proses organisasi.
Kedua, dalam hal pengembangan (reskilling dan upskilling) karyawan. FIFGROUP menjalankan program pengembangan yang cukup komprehensif untuk memaksimalkan potensi karyawan.
Tahapnya dimulai dari memetakan struktur pekerjaan berdasarkan peta kompetensi, lalu merancang alat penilaian dan program pengembangan, dilanjutkan dengan membuat mekanisme agar karyawan dapat menilai diri sendiri dan mengumpulkan umpan balik dari atasan mengenai kompetensi mereka dan area pengembangan yang dibutuhkan.
Pada strategi System Readiness, FIFGROUP berupaya memastikan seluruh karyawan memiliki digital experience yang baik dengan memfasilitasi agar karyawan dapat memenuhi kebutuhan secara cepat dan mudah. (predy)


















