BANTENRAYA.COM – Ribuan truk golongan 7,8 dan 9 antre di pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara pada momen mudik Lebaran.
Antrean panjang tersebut membuat para sopir harus mengantre berhari-hari demi melakukan penyebrangan menuju Pelabuhan Muara Pilu di Provinsi Lampung.
Salah satu sopir Truk Tamrin mengaku sudah dua hari berada di Pelabuhan BBJ dan masih tertahan karena masiih banyak truk yang antre.
BACA JUGA: 247 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera, ASDP Siapkan Delaying System di Pelabuhan Merak
“Total perjalanannya sudah 3 hari, dan di BBJ ini sudah dua hari, karena nomor atrena saya sudah di angka 2.020 an, sedangkan sekarang masih di angkat 1.000an,” ujarnya, di lokasi, Minggu 15 Maret 2026.
Ia memprediksi baru bisa menyebrang dari BBJ ke Pulau sumatera pada Senin 16 Maret 2026 pagi karena antrean masih panjang.
“Prediksinya bisa berangkat subuh nanti, tujuan saya deket dari Cikarang menuju ke Lampung. Kalau di bilang kelelang sih kelelahan, mana uang jalan juga sudah mau habis,” katanya.
Tamrin menuturkan, walaupun jumlah kapal bertambah namun antrean yang panjang ini dinilai lama karena sopir harus antre berhari-hari.
“Walaupun jumlah kapal bertambah tapi tatap aja belum normal. Kalau normal paling nunggunya cuma sehari, dan kadang langsung, beruntung fasilitas di sini aman,” ungkap pria 65 tahun itu.
Sementara salah satu sopir truk lainnya Heru mengaku hal yang sama karena harus antre berhari-hari hanya untuk menyebrang melalui pelabuhan BBJ.
“Biasanya saya lewat merak, tapi sekarang sudah enggak bisa karena di sana khusus kendaraan pribadi. Akhirnya lewat sini dan harus mengtre selama dua hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, parkiran yang tersedia di Pelabuhan BBJ juga hampir dipenuhi kendaraan golongan 7,8 dan 9 atau truk sumbu tiga.
“Kayanya sekarang yang antre di parkiran ini lebih dari 1.000, makannya antreannya lama. Biasanya dii pelabuhan merak itu ditutup untuk truk empat hari sebelum lebaran, tapi tahun ini sejak jauh-jauh hari,” katanya. (andika) ***











