BANTENRAYA.COM – Ketua MUI Kota Tangerang KH Baijuri Khotib mengajak para ulama dan umaro se Kota Tangerang bersinergi dengan pemerintah. Ajakan tersebut disampaikan guna mengawal kebijakan pemerintah agar sesuai dengan ajaran islam.
Hal itu disampaikan Ketua MUI Kota Tangerang KH Baijuri Khotib saat acara silaturahmi Ulama dan Umaro MUI Kota Tangerang, di Gedung MUI Kota Tangerang, Minggu 15 Maret 2026.
BACA JUGA : Berkah Ramadan, Komunitas Mobil Calsic Chapter Cilegon Berbagi Santunan Anak Yatim dan Dukung UMKM
Ketua MUI Kota Tangerang KH Baijuri Khotib dalam sambutannya mengatakan, acara yang pelaksanaannya dilakukan bertepatan dengan hari ke 25 Ramadan ini memiliki dampak positif bagi perkembangan Kota Tangerang ke depan.
KH Baijuri mengatakan, ulama dan umaro sejatinya memiliki peranan penting bagi kemaslahatan masyarakat da Kota Tangerang
“Kalau dua kelompok ini baik maka mastarakat jadi menjadi baik. Apa yang diamanahkan harus dijaga. Kekompakan ini harus dijaga untuk melaskahatan bersama,” tambahnya.
BACA JUGA : Pemkot Cilegon Berangkatkan 2.300 Peserta Mudik Gratis 2026
Menurut KH Baijuri, ulama adalah orang yang ada ilmu dan mengantarkannya untuk mengajak dan tunduk kepada allah. Sesangkan Umaro jabatan karir.
” Sebenarnya, ulama dan umaro punya tugas yang sama. Tugas kita sama ada rujukan rujukan tentang pemerintahan. Kalau dipikir pikir tugas kiai iitu berat, kita kiai dan ulama memiliki tugas bagaimn menyelamatkan, bahagia dan selamat umat di dunia dan di akhirat. Mudah mudahan sulaturahmi kita semakin kuat dan ke depan semakin baik,” tambahnya.
BACA JUGA : Honor DKM hingga Marbot di Cilegon Dianggarkan Lewat Kelurahan, Sebagian ASN Juga Masuk Daftar
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam mengatakan, atas nama pribadi dan DPRD dirinya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Saya atas nama pribadi dan DPRD mengapresiasi kegiayan ini. Seperti yang disampaikan tadi, dua duanya umaro dan ulama memiliki peran penting dalam menjaga agama. Pemerintah pun mendapat amanat menjalankan roda pemerintahkan harus bersinergi dengan para ulama,” imbuhnya.
“Kami sangat mengapresiasi para ulama yang telah berkontribusi mendidik, menjaga umat dan memberikan kami nasihat untuk kemajun umat,” tambahnya.
BACA JUGA : Cerita Jeni Warga Purbalingga, Tempuh 510 KM Mudik dari Rangkasbitung Gunakan Sepeda
Hal senada juga disampaikan Walikota Tangerang Sachrudin. Menurut pria asal Cipondoh, Kota Tangerang ini MUI menjadi wadah para ulama dan umaro untuk berkolaborasi bersama pemerintah menjaga stabilitas kondisi sosial masyarakat.
“MUI memiliki peran penting bagi pemerintah dalam peran stabilitas dan sosial. Kota ini pemerintah, Forkompimda dan para ulama adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan,” pungkasnya. (Ger)











