BANTENRAYA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten melaporkan, pada bulan Februari 2026, secara tahunan (year on year) terjadi inflasi sebesar 5,14 persen, melebihi batas aman yang ditetapkan sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen.
Tingginya tingkat inflasi, menggambarkan harga kebutuhan yang mengalami peningkatan sehingga daya beli masyarakat menjadi turun.
Sementara secara periode tahun berjalan terjadi inflasi sebesar 0,59 persen, serta inflasi bulanan sebesar 0,93 persen pada Februari 2026.
Ketua Tim Statistik Distribusi, Harga dan Jasa BPS Provinsi Banten Saeful Hidayat mengatakan, secara tahunan kelompok Perumahan, Air, Listrik, menjadi penyumbang tertinggi dengan andil sebesar 2,48 persen.
“Sementara untuk komoditas yang memberikan andil cukup besar antara lain tarif listrik mencapai 2,40 persen, emas perhiasan, daging ayam, dan bawang merah,” kata Saeful dalam siaran resmi BPS Banten, Senin 2 Maret 2026.
BACA JUGA : Harga Rumah Tergerus Inflasi, Pemilik Disarankan untuk Take Over atau……..
Saeful menjelaskan, beberapa fenomena yang terjadi sepanjang tahun 2025 hingga bulan Februari 2026 menjadi indikator yang menjadi pemicu inflasi.
“Kurangnya pasokan beberapa bahan pangan, seperti cabai rawit dan bawang merah di sejumlah lah wilayah, baik yang berasal dan produksi produksi lokal lokal maupun maupun kiriman dari luar wilayah mendorong peningkatan harga komoditas pangan pada bulan Februari 2026,” jelasnya.
Selain itu, harga emas global kembali mengalami kenaikan pada Februari 2026, dan memicu kenaikan harga emas perhiasan.
Sebagai informasi, inflasi bulanan atau tertinggi terjadi di Kabupaten Pandeglang dengan inflasi bulanan sebesar 1,64 persen, sementara inflasi terendah terjadi di Kota Tangerang dengan inflasi bulanan sebesar 0,64 persen.
Sementara itu, untuk inflasi tahunan pada bulan Februari 2026 inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Pandeglang dengan inflasi tahunan sebesar 5,86 persen, dan inflasi terendah terjadi di Kota Tangerang dengan inflasi tahunan sebesar 4,64 persen.
BACA JUGA : Emas Perhiasan Jadi Pemicu Utama Inflasi Tahunan di Banten Sepanjang 2025
“Dua kelompok pengeluaran yang menyumbang andil inflasi terbesar pada bulan Februari 2026, yaitu Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau yang mengalami inflasi sebesar 2,53 persen, dengan andil inflasi sebesar 0,81 poin persen,” kata Saeful.(***)
















