BANTENRAYA.COM – Suara keras kembali terjadi yang diduga sebagai longsor susulan di Gunung Kaupas, Desa Kadubeurem, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, pada Rabu, 7 Januari 2026 sekitar pukul 00.15 WIB.
Suara keras tersebut terdengar lebih dahsyat daripada longsor yang terjadi sebelumnya sehingga membuat warga kembali panik dan berhamburan.
Warga Desa Kadubeurem, Momon Andriwinata mengetakan, warga yang sdah tidur seketika terbangun setelah mendengar suara yang dahsyat tersebut.
“Kondisi saat ini warga luar biasa cukup panik, bukan hanya di tempat pengungsian karena tadi ada sebagian warga yang ke Kampung Cibodas. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa,” ujarnya.
BACA JUGA: Posko DU di Cilegon Resmi Ditutup, 9.722 Nasi Bungkus Didistribusikan untuk Warga Terdampak Banjir
TNI, Polri, dan BPBD Sigap Saat Diduga Longsor Susulan
Ia menjelaskan, para petugas dari TNI, Polri, dan BPBD langsung mengevakuasi warga yang masih berada di Kampung Cibodas untuk memastikan warga tetap selamat.
“Mereka sigap mengevakuasi warga yang ada di Kampung Cibodas. Pukul 00.15 terjadi suara seperti gempa susulan dan lebih dahsyat dari sebelumnya,” katanya.
Momon menuturkan, belum diketahui pasti apakah suara tersebut longsor susulan atau bukan karena kondisi yang gelap gulita sehingga sulit untuk mendeteksi kejadian.
“Karena gelap gulita kita tidak bisa memastikan kejadian longsor ini tapi bisa dimungkinkan ini longsor susulan lagi,” jelasnya.
Sementara Kepala Desa Kadubeurem Udin mengatakan, saat ini membutuhkan lampu tembak untuk mengontrol kejadian longsor susulan yang ada di Gunung Kaupas.
“Untuk sementara ini demi pengamanan kita butuh lampu tembak untuk mengontrol Gunung Kaupas. Mudah-mudahan Pemkab Serang bisa mengirim lampu susulan,” paparnya.

















