BANTENRAYA.COM – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kabupaten Lebak dibobol maling. Sejumlah barang berharga hingga gula dan kopi dilaporkan hilang.
Salah seorang guru di MIN Lebak Pepen Supendi mengatakan beberapa barang inventaris sekolah yang hilang diantaranya dua unit proyektor, pompa air satelit, mesin potong, ATK, hingga gula dan kopi.
“Kerugian MIN Lebak kalau kita taksir sendiri ya mungkin mencapai Rp15 juta akibat kehilangan ini,” kata Pepen saat ditemui pada Senin, 5 Januari 2025.
Pepen menceritakan, peristiwa kehilangan di Lebak itu pertama kali diketahui pada pagi hari oleh seorang guru yang tiba di sekolah sebelum jam pelajaran di mulai.
Saat itu, guru tersebut melihat ruang guru yang terbuka dengan kondisi gembok MIN Lebak yang terlihat sudah di rusak.
BACA JUGA : Rumah Ambruk di Lebak Denok, Baznas Cilegon Langsung Bertindak Bawa Buffer Stock dan Uang Rp20 Juta
“Kita akan buat laporan ke polisi setelah ini,” ularnya.
Menurut Pepen, pencurian itu diperkirakan terjadi di malam hari saat kondisi sekolah dalam keadaan sepi.
Katanya juga, dia terakhir kali melihat barang-barang inventaris yang hilang itu pada Sabtu, 3 Januari 2026.
“Jadi ya antara semalam atau pas malam Minggu kemarin hilangnya,” imbuhnya.
MIN 3 Lebak sendiri saat ini disebut belum memiliki petugas keamanan resmi sehingga sekolah tersebut tidak dalam penjagaan ketika kegiatan belajar sedang tak berlangsung.
“Ini bukan kejadian pertama. Saat Desember tahun lalu juga peristiwa serupa terjadi di MIN 3 Lebak,” tandasnya. (***)

















