BANTENRAYA.COM – Universitas Primagraha atau UPG mengelar wisuda ke-VI tahun 2025 di The Royal Krakatau Hotel, Sabtu 22 November 2025.
Sebanyak 1.018 mahasiswa diwisuda dan pada wisuda kali ini juga diikuti mahasiswa Pascasarjana angkatan pertama.
Kegiatan wisuda ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi civitas UPG yang terus berupaya menjadi institusi pendidikan yang memiliki sumber daya manusia yang berkompeten, bermutu, cerdas dan berakhlak.
BACA JUGA: Ombudsman Banten Ingatkan Profiling ASN Jangan Hanya Seremonial
Turut hadir dalam wisuda itu Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., IPU dan Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah 4 Gina Indriani, S.Si.,M.T.
Universitas Primagraha meluluskan Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 731 orang, Fakuktas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 154 orang, Fakultas Teknik 30 orang, Fakultas Hukum 22 orang dan Pascasarjana 132 orang.
Dalam orasinya yang berjudul Wisudawan Universitas Primagraha cerdas beretika, siap mengabdi untuk negeri, Togar Mangihut Simatupang mengatakan, lulusan yang berdampak adalah alumni perguruan tinggi yang memanfaatkan pendidikan dan keterampilan untuk menciptakan perubahan positif yang signifikan dalam karir, komunitas, dan dunia.
“Istilah ini menekankan efektivitas lulusan di dunia nyata dan kemampuan mereka untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari guna memecahkan masalah kompleks dan berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan bagaimana cara menjadi lulusan berdampak di antaranya berani keluar dari zona nyaman, kolaboratif dan mau belajar dari siapa saja, inisiatif menciptakan solusi, pantang menyerah dan adaptif, aktif bersosialisasi di tempat kerja dan masyarakat, menjaga integritas dan etika.
Rektor Universitas Primagraha Romli Ardie mengatakan, UPG berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dimana, perkembangan era digital, kebutuhan kompetensi baru, dan tuntutan global menuntut perguruan tinggi untuk berinovasi.
“Kami berharap para alumni tetap menjaga hubungan baik dengan almamater dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan serta jejaring profesional,” tuturnya.
Kontribusi alumni, kata Romli, sangat penting untuk memperkuat reputasi dan kualitas UPG. “Kami percaya semua lulusan UPG akan menjadi duta terbaik yang membawa nama baik almamater ke berbagai daerah bahkan ke tingkat internasional,” paparnya.
Sementara itu Wakil Rektor I Wahid Sumarjo mengingatkan kepada lulusan terbaik UPG untuk terus belajar dan berfikir kritis, fleksibilitas serta menjaga integritas.
“Teknologi terus berkembang, dunia kerja berubah, industri bertransformasi dan tantangan global semakin kompleks, dalam situasi ini tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, yang jauh lebih penting adalah kemampuan untuk terus belajar,” tuturnya.
Ia berpesan kepada wisudawan untuk tidak takut gagal dan tidak takut untuk mencoba sesuatu hal yang baru. “Jadikanlah sebagai cahaya, dan jadikanlah tindakan sebagai wujud nyata kontribusi kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.***

















