BANTENRAYA.COM – Kopi Dadaman dari Desa Citaman, Kecamatan Ciomas yang diproduksi oleh Muhammad Salim terus berkembang.
Kopi Dadaman saat ini sudah masuk ke kafe-kafe besar baik di wilayah Serang dan sekitarnya maupun ke luar daerah seperti Ciputat, Jakarta dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Muhammad Salim mengaku terus mempertahankan cita rasa kopi Dadaman yang saat ini semakin diminati oleh masyarakat.
“Kopi yang kami produksi langsung dari petani yang ada di Kecamatan Ciomas. Ada 119 hektare tanaman kopi di Kecamatan Ciomas. Khusus di Desa Citaman sendiri ada 25 hekatare,” ujar Salim kepada Banten Raya, Kamis 14 November 2024.
Ia mengaku bersyukur karena usaha kopi yang digelutinya tersebut mendapat sambutan di hati masyarakat Banten khususnya dan umumnya masyarakat Indonesia.
Baca Juga: 17 TPS di Lebak Masuk Area Blank Spot, Penggunaan Sirekap Terkendala
“Alhamdulillah kita sudah menjualnya ke kafe yang ada di Kota Serang, di BSD (Bumi Serpon Damai), di Ciputat, di Kota Tangerang, dan yang paling jauh ke Banjarmasin,” ungkapnya.
Selain menjualnya ke kafe-kafe besar, kopi Dadaman juga kerap meramaikan pameran-pameran baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. “Kita jualan tiap hari dan sudah ikut pameran di berbagai kegiatan. Belum lama ini di Museum Banten, sekarang saja kita mau mengirim kopi Dadaman ke Bali untuk dipasarkan di sana,” katanya.
Salim menuturkan, pihaknya menjual kopi dadaman mulai dari harga Rp15 ribu hingga Rp25 ribu perkemasannya.
“Kita jual tergantung kemasannya. Kopi itu kan masing-masing daerah mempunyai ciri khas termasuk Kopi Dadaman dari Ciomas ini. Ciri khas kopi kita jenis robusta dan karakter kopinya pahit,” tuturnya.
Ia mengaku produksi kopi yang dilakukannya itu didukung dengan para kelompok tani yang semangat untuk mengembangkan pertanian kopi.
Baca Juga: Dinkop-UKM Tunggu Arahan Pusat Soal Penghapusan Piutang Macet UMKM, Begini Katanya
“Saya berjalan dengan kelompok tani, jadi kopinya saya terima dari masyarakat dari kebunnya masing-masing. Alhamdulillah kalau bahan bakunya lumayan melimpah,” ujarnya.(***)


















