MEDAN, BANTENRAYA – Tim cricket Banten berhasil menyabet medali perak untuk nomot T10 di perhelatan PON Aceh dan Sumatera Utara. Dalam laga final Banten harus mengakui keunggulan DKI Jakarta dengan skor 68-71 yang dihelat di lapangan Lubukpakam, Deliserdang, Medan.
Manajer Tim Cricket Banten Iwan N Kurniawan bersyukur dengan raihan perak yang didapat Banten. Setelah meraih perak Banten ingin mempersembahkan medali lagi untuk Banten. Karena cricket masih ada dua nomor lagi yakni super 8 dan last man standing.
“Kami bersyukur dengan raihan perak. Namun kami masih belum puas dan ingin meraih medali lagi di dua kelas tersisa,” ungkapnya.
Ditanya pesaing terberat untuk dua nomor tersisa yakni provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Bali. Ketiga provinsi ini selama babak kualifikasi PON maupun pertandingan PON Aceh dan Sumatera Utara bermain bagus dan berhasil melaju ke final.
Baca Juga: Panjat Tebing dapat Perak dari Speed Relay Putri
“Mereka secara anggaran juga besar. Jadi mereka mampu bermain maksimal dengan dukungan dana ini,”kata dia.
Jelang bertanding kondisi atlet dalam kondisi fit. Kini atlet terus berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi laga di dua nomor tersebut.
“Latihan terus kami lakukan baik teknik maupun fisik. Latihan untuk menjaga stamina dan kemampuan atlet agar nantinya bisa menang dan meraih medali lagi saat bertanding,”tegasnya.
Kunci untuk meraih kemenangan kata dia yakni pemain harus tampil disiplin dan tidak membiarkan lawan untuk mengembangkan permainan. Selain itu jangan lengah dan tetap fokus selama pertandingan berjalan.
Baca Juga: Banten Dapat 2 Emas dari Angkat Besi dan Pecahkan Rekor Nasional
“Kami mohon doanya agar bisa kembali membawa pulang medali dari dua nomor tersebut. Kami juga mempersembahkan medali perak ini untuk warga Banten yang mendoakan dan mendukung perjuangan kami,” tutupnya. (***)

















