BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bakal menggandeng lima Pemerintah Desa di Kecamatan Labuan untuk mengatasi persoalan sampah di Teluk Labuan, Pandeglang.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLH Kabupaten Pandeglang, Jenal Huri mengatakan, pihaknya terus berupaya mengatasi persoalan sampah di kawasan Teluk, Kecamatan Labuan.
Saat ini, pihaknya sudah menggandeng lima pemerintahan desa di Kecamatan Labuan untuk mencegah warga buang sampah sembarangan.
Dilibatkan lima desa oleh pemkab sendiri merupakan usaha untuk memfasilitasi dan pengawasan kepada masyarakat untuk tidak kembali membuang sampah sembarang.
“Kita sudah kerja sama dengan lima Pemerintahan Desa, target kita semua desa di Labuan bisa bekerja sama mencegah buang sampah sembarangan. Karena persoalan sampah ini kalau ditangani di Teluk saja, akan sulit untuk selesai,” kata Jenal kepada wartawan, Kamis, 13 Juni 2024.
Dijelaskan Jenal, selain memfasilitasi warga, keterlibatan Pemerintahan Desa tersebut diantaranya mengangkut atau mengambil sampah di semua rumah warga setiap satu minggu satu sampai dua kali atau melalui program Wajib Retribusi (WR).
Baca Juga: Baru Lima Bulan, 33 Anak dan Perempuan Jadi Korban Kasus Kekerasan di Pandeglang
“Kalau mereka enggak punya armada, kita sudah siapkan. Kalau enggak ada bak sampah, kita akan jemput, tinggal sampaikan saja kepada kami. Nanti warga iuran setiap bulan untuk pengambilan sampah ke rumah-rumah mereka,” ungkapnya.
Selain Pemerintah Desa, pihaknya juga akan segera melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar bisa membantu menyelesaikan persoalan sampah.
Hal tersebut dilakukan lantaran sampah yang ada bisa diolah menjadi barang bernilai ekonomis apabila dikelola dengan baik dan benar.
“Kita sudah buat rencana, nanti pengelolaan sampah bisa dilakukan dimasing-masing BUMDes, karena apabila dikelola dengan baik, tentunya bisa menjadi hal yang menguntungkan, terutama bagi BUMDes,” paparnya.
Baca Juga: Belajar dari Syifa Hadju, Ini Penyebab Pacaran Lama Gak Jamin ke Pelaminan
“Untuk saat ini, kita fokus dulu bagaimana caranya agar sampah rumah tangga tidak dibuang ke laut atau aliran sungai. Setelah itu, baru kita jalankan pemanfaatan sampah di masing-masing BUMDes,” sambungnya.
Kepala Desa (Kades) Teluk, Kecamatan Labuan, Sofyan Hadi mengaku, pihaknya sudah ikut menjalankan program tersebut dan sudah banyak masyarakat yang memanfaatkannya.
Dengan begitu, volume tumpukan sampah di Teluk Labuan bisa mulai berkurang.
Baca Juga: Masih Dalam Pengaruh Narkoba, Pria Asal Lampung Ditangkap Anggota Polres Serang
“Tentunya kita sudah ikut dan melibatkan semua pihak untuk mengatasi sampah, warga kita juga sudah banyak yang mengikuti program itu. Kita terus koordinasikan dengan semua pihak terkait mengenai persoalan sampah,” tandasnya.***
















