BANTENRAYA.COM – Ulama karismatik Abuya Muhtadi meminta masyarakat untuk mempercayakan kasus pengeroyokan ustadz oleh oknum penagih bank keliling di Baros, Kabupaten Serang kepada kepolisian.
Statement Abuya Muhtadi dilontarkan usai ramainya aksi sweeping dari berbagai ormas yang mencari pegawai bank keliling di beberapa titik Kabupaten Pandeglang dan Serang.
“Percayakan saja kepada kepolisian. Mohon masyarakat jangan ikut-ikutan, nanti pada bonyok,” kata Abuya Muhtadi saat pertemuan bersama Pimpinan Ormas dan Kepolisian di Mapolres Pandeglang, Selasa 2 April 2024.
Ia juga mengingatkan pentingnya akhlak dalam menyikapi suatu persoalan. Terlebih, masyarakat Pandeglang sebagian besarnya merupakan penganut agama Islam.
“Pandeglang itu daerah Islami. Kok masyarakatnya begitu. Tenang, tentang keamanan ada Kapolres, masyarakat jangan ikut-ikutan,” tuturnya.
Ia meminta kepada masyarakat untuk kembali melakukan rutinitas selayaknya umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
Baca Juga: Dishub Kerahkan 132 Personel, Pemudik Diimbau Waspadai Kemacetan di Serang Timur
“Apalagi ini bulan puasa. Lebih baik kita baca Alquran di rumah atau di masjid,” ujarnya.
Abuya Muhtadi meminta masyarakat tidak melakukan hal-hal yang bersifat memalukan.
Khususnya kepada sosok Abuya Muhtadi itu sendiri sebagai ulama besar di Provinsi Banten.
“Masyarakat tenang, jangan ada apa-apa. Malu saya, saya yang malu,” ujarnya.
Baca Juga: Ngeri! Sedang Cari Ikan, Seorang Warga Diterkam Buaya di Sungai Cijaralang Pandeglang
Di tempat yang sama, Kapolres Pandeglang, AKBP OKI Bagus Setiadji meminta masyarakat untuk menyudahi aksi sweeping pada sejumlah oknum yang diduga pelaku dan kantor bank keliling.
“Saya mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Pendeglang agar tidak terprovokasi dan tetap bisa menjaga kondusifitas,” ungkapnya.
“Serta tidak melakukan hal-hal yang anarkis dan akan merugikan diri juga orang lain,” tandasnya. (aldi) ***
















