Rabu, 25 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Kalah Saing dari Rentenir, Ratusan Koperasi di Pandeglang Gulung Tikar

Tim Banten Raya 04 Oleh: Tim Banten Raya 04
23 Januari 2024 | 18:24
Kalah Saing dari Rentenir, Ratusan Koperasi di Pandeglang Gulung Tikar

Salah satu Koperasi di Kecamatan Majasari, Pandeglang terlihat tutup, Selasa, 23 Januari 2024. Aldi Setiawan/BAntenraya.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Eksistensi koperasi di Kabupaten Pandeglang kian tergerus keberadaannya.

Dalam persaingannya dengan penyedia jasa keuangan lain dan rentenir, koperasi di Kabupaten Pandeglang perlahan berguguran.

Akibatnya, sejumlah koperasi di Pandeglang yang mayoritas mengandalkan usaha simpan pinjam dapat dipastikan mati suri, bahkan sebagian besar lainnya benar-benar tak lagi beroperasi.

Pejabat Fungsional Bidang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM DiskopUKMperindag Kabupaten Pandeglang Doni Romdoni mengatakan, DiskopUKMperindag Pandeglang sendiri mencatat ada sekitar 537.

 Baca Juga: 1.444 Keluarga di Kota Cilegon Akan Terima Bantuan JSCB, Dicairkan Setelah Lebaran 2024

Namun hanya 137 koperasi di tahun 2022 yang menjalankan Rapat Anggota Tahunan atau RAT.

Angka tersebut kembali mengalami penyusutan pada tahun 2023 yang hanya terdapat sekitar 83 koperasi yang melaksanakan RAT tersebut.

“Yang benar-benar dikatakan aktif jadi sebetulnya hanya 83 itu. Karena pelaksanaan RAT sendiri merupakan salah satu indikator dan penilaian bahwa koperasi tersebut dalam keadaan sehat dan masih berdiri,” kata Doni kepada Banten Raya, Selasa, 23 Januari 2024.

Lanjut, Doni mengungkapkan dari 83 koperasi yang saat ini masih berdiri, sebetulnya bukan benar-benar koperasi yang bergerak di bidang usaha yang berhubungan dengan masyarakat secara langsung.

 Baca Juga: Apa Itu Buraq? Kendaraan yang Dipakai Nabi Muhammad SAW saat Peristiwa Isra Miraj

Namun, sebagian besar merupakan koperasi kepegawaian milik beberapa OPD Pemkab Pandeglang.

“Ya seperti yang di dinas-dinas atau guru. Jadi sebetulnya itu sisanya. Yang masyarakat itu sebenernya benar-benar sudah koleps,” ungkapnya.

Istilah persaingan antara koperasi dan rentenir sebetulnya sudah benar-benar hilang.

Hari ini, masyarakat Pandeglang hanya menggantungkan kebutuhan permodalan ataupun pinjaman kepada rentenir.

 Baca Juga: Cak Imin Sindir Soal Etika: Sebut Jangan Ugal-ugalan, Ngangkangi Aturan dan Jangan Sembrono

Doni menjelaskan, masyarakat kehilangan kepercayaannya kepada koperasi lantaran rentenir menawarkan kemudahan dalam proses peminjaman dan dengan jumlah yang lebih besar.

“Berbeda dengan koperasi ya, harus menjadi anggota atau lainnya. Kemudian pinjaman pun harus menyesuaikan dengan simpanan sukarela dari orang yang akan melakukan pinjaman tersebut,” jelasnya.

Tergerusnya keberadaan koperasi diperparah dengan kondisi daya beli masyarakat di Kabupaten Pandeglang yang rendah.

Selain itu, bencana yang tak henti-hentinya terjadi di Pandeglang mengakibatkan berbagai sektor penunjang ekonomi ikut tersendat.

 Baca Juga: Banjir Rob Ancam Pandeglang Selatan, Warga Pesisir Pantai Pantai Diimbau Lakukan Ini

“Beberapa tahun lalu ada pandemi, kemudian baru kemarin kita kena El Nino. Otomatis daerah Pandeglang yang hanya mengandalkan pertanian dan pariwisata dibuat lesu ekonominya. Jadi ya sulit juga kalo harus bayar iuran pokok koperasi, iuran sukarela dan lain-lain. Akhirnya ya larinya ke rentenir, karena kemudahan tadi,” ujar Doni

Menurut dia, koperasi di Pandeglang harusnya tidak terjerat pada usaha simpan pinjam saja.

BACAJUGA:

Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjamil diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Dinkopukmperindag Kota Serang, Selasa 24 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Pembentukan UPTD Pengelolaan Kawasan Royal Baroe Kota Serang Dikebut

25 Februari 2026 | 06:00
Walikota Cilegon Robinsar menegaskan siap mengikuti proses peradilan yang diajukan eks Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin. (Tia/Bantenraya.com)

Pengisian 6 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Setelah Mutasi Eselon III dan IV

25 Februari 2026 | 05:00
Ilustrasi zakat fitrah dari Baznas Pandeglang.

Baznas Pandeglang Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 1447 Hijriah, Dari Uang Tunai hingga Beras

25 Februari 2026 | 04:00
Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila. Dok Bantenraya.com

Lowongan Kerja Pendamping Disabilitas Kota Cilegon, Dibutuhkan 34 Orang

25 Februari 2026 | 03:00

Peluang kesuksesan akan lebih besar jika koperasi di Pandeglang berani bergerak di bidang lain seperti distributor produk tertentu, jual beli hasil bumi dan lain sebagainya.

“Saya lebih optimis jika koperasi itu mau bergerak di bidang lain, ketimbang jasa keuangan saja. Ya minimal mereka. Menjual produk gitu, milik petani atau UMKM,” imbuhnya.

 Baca Juga: Kapan Drakor LTNS Episode 3 dan 4 Tayang? Simak Jadwal Tayang Hingga Tamat

Sebetulnya, peluang koperasi mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat sangat besar.

Namun, tak satupun kondisi koperasi di Pandeglang yang masuk kategori yang dibutuhkan oleh pemberi bantuan.

“2020 saya pernah Mendaftarkan tiga koperasi ke kementerian. Tapi tak satupun yang lolos untuk mendapatkan bantuan. Ya karena kondisinya tidak sehat secara perbankan,” terangnya.

Pemkab Pandeglang sendiri saat ini kebingungan bagaimana cara untuk bisa mengembalikan kejayaan dan memulihkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan jasa koperasi ketimbang rentenir.

 Baca Juga: Ciwi-ciwi Merapat! Apakah Jodohmu Ada di Kecamatan Ini? Intip Penduduk Laki-laki Terbanyak di Kota Cilegon

“Ya sulit juga ya. Ini sebetulnya balik lagi ke mental masyarakat dan juga pengurus koperasi tersebut. Apalagi kita tau masyarakat kita lebih suka sesuatu yang instan,” tandasnya.

Miskinnya inovasi Pemkab Pandeglang dalam menangani masalah rentenir dan pemberdayaan koperasi membuat kemungkinan koperasi di Kabupaten Pandeglang benar-benar habis.

Apalagi, koperasi yang saat ini benar-benar eksis sebagian besar merupakan koperasi pegawai.***

Tags: gulung tikarKoperasiPandeglangRATRentenir
Previous Post

1.444 Keluarga di Kota Cilegon Akan Terima Bantuan JSCB, Dicairkan Setelah Lebaran 2024

Next Post

Dijamin Makin Glowing, Luvena Studio Tawarkan Perawatan Tubuh dengan Tarif Terjangkau

Related Posts

Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjamil diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Dinkopukmperindag Kota Serang, Selasa 24 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)
Daerah

Pembentukan UPTD Pengelolaan Kawasan Royal Baroe Kota Serang Dikebut

25 Februari 2026 | 06:00
Walikota Cilegon Robinsar menegaskan siap mengikuti proses peradilan yang diajukan eks Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin. (Tia/Bantenraya.com)
Daerah

Pengisian 6 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Setelah Mutasi Eselon III dan IV

25 Februari 2026 | 05:00
Ilustrasi zakat fitrah dari Baznas Pandeglang.
Daerah

Baznas Pandeglang Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 1447 Hijriah, Dari Uang Tunai hingga Beras

25 Februari 2026 | 04:00
Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila. Dok Bantenraya.com
Daerah

Lowongan Kerja Pendamping Disabilitas Kota Cilegon, Dibutuhkan 34 Orang

25 Februari 2026 | 03:00
Kecelakaan kerja antara dump truk dan forklift di Pelindo Banten pada Selasa, 24 Februari 2026. (Kiriman Warga)
Daerah

Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten saat Bongkar Muat Barang, Satu Orang Meninggal Dunia

24 Februari 2026 | 22:17
Pemkot Cilegon bersama Ditjenpas Banten usai melakukan MoU di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Selasa (24/2). Tia/Banten Raya
Daerah

Kerja Sama dengan Ditjenpas Banten, Pemkot Cilegon Bakal Siapkan Pembimbing Agama Bagi Warga Binaan

24 Februari 2026 | 22:02
Load More

Popular

  • Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

    Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegakkan SE Bupati, Satpol PP Kabupaten Serang Sisir Rumah Makan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Denda, Pemkot Cilegon Siapkan Sanksi Sosial untuk Pembuang Sampah Sembarangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal Penukaran Uang Baru dari BI Periode ke-2 Wilayah Banten pada Ramadan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Ucapan Harlah IPNU ke-72 Tahun 2026, Penuh Makna dan Cocok Dibagikan di Medsos!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Tekankan ASN Tingkatkan Profesionalitas di Bulan Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timses Agus Irawan Lengkapi Berkas Pendaftaran, Hari Ketiga Tidak Ada Balon Ambil Formulir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pensiunan Krakatau Steel Mengadu ke Anggota Dewan, Buntut Perusahaan Alot Naikkan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Super League, Rekor Mentereng Persis Solo FC Siap Binasakan PSBS Biak di Manahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Pemain Persija Jakarta (jersey putih) dibayangi pemain saat duel di pekan ke-22 BRI Super League 2025-2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com).

Bungkam Malut United FC di Kandang, Persija Jakarta Tempel Persib Bandung

25 Februari 2026 | 08:00
Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjamil diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Dinkopukmperindag Kota Serang, Selasa 24 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Pembentukan UPTD Pengelolaan Kawasan Royal Baroe Kota Serang Dikebut

25 Februari 2026 | 06:00
Walikota Cilegon Robinsar menegaskan siap mengikuti proses peradilan yang diajukan eks Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin. (Tia/Bantenraya.com)

Pengisian 6 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Setelah Mutasi Eselon III dan IV

25 Februari 2026 | 05:00
Ilustrasi zakat fitrah dari Baznas Pandeglang.

Baznas Pandeglang Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 1447 Hijriah, Dari Uang Tunai hingga Beras

25 Februari 2026 | 04:00

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda