BANTENRAYA.COM – Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengajak investor untuk berinvestasi di Kabupaten Pandeglang.
Sebagai seorang Bupati Pandeglang, Ia berjanji bakal memberikan jaminan proses perizinan lebih mudah.
“Ayo berinvestasi di Pandeglang,” Bupati Pandeglang Irna Narulita, pada kegiatan ngobrol investasi bersama Forkopimda dan pengusaha di salah satu hotel di Pandeglang, Kamis 30 November 2023.
Baca Juga: Lanjutkan Pembebasan Sandera, Israel dan Hamas Menyepakati Gencatan Senjata Diperpanjang 1 Hari
“Di kami perizinannya cepat tidak berbelit-belit. Kami tawarkan itu karena perizinan harus ditempuh dalam berinvestasi,” katanya.
Ia mengatakan, bagi para pengusaha yang tersendat dengan proses perizinan bisa berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
“Jika ada kesulitan dalam perizinan atau ada gangguan dalam menjalankan usahanya silahkan koordinasikan dengan kami,” ujarnya.
Menurutnya, investasi di Pandeglang sejauh ini masih belum signifikan. Hal ini terlihat dari jumlah perusahaan yang sudah berjalan belum terlalu signifikan.
“Saat ini baru ada 45 perusahaan eksisting yang menanamkan modalnya. Kami harap seiring dengan kemudahan yang kami berikan bisa menumbuhkan investasi di Pandeglang,” harapnya.
Bupati Irna berpesan, jika para investor sudah berjalan di bidang usahanya, diharapkan dapat menunaikan kewajibannya untuk membayar pajak termasuk CSR.
Baca Juga: Kapan The Boy and The Heron Tayang di Indonesia? Ini Jadwal dan Sinopsis Film Animasi Studio Ghibli
“Silahkan tunaikan pembayaran pajaknya, berikan CSR untuk warga kami,” terangnya.
“Misal pembangunan jalan desa, pembuatan sarana air bersih dalam program penanganan stunting silahkan kearah mana sesuai kebutuhan,” pesannya.
Bambang, salah seorang investor yang hadir pada acara tersebut, perwakilan dari PT Charoen Pokphand mengatakan, sejauh ini pihaknya berinvestasi di Pandeglang dalam bidang peternakan.
Baca Juga: Prediksi PSM Makassar vs Hai Phong di AFC Cup: Siaran Langsung Live di Mana, dan Link Live Streaming
Usahanya, kata Bambang, dimulai sejak tahun 2020 hingga saat ini sudah berkembang menjadi 10 lokasi.
“Kami awalnya hanya satu lokasi, dan sekarang sudah punya 10 lokasi. Terkait perizinan kami dipermudah dan tidak menemukan permasalahan,” tuturnya.
“Hingga kini ayam produksi dari kami sudah tembus ke Pasar Singapura,” jelasnya. ***














