BANTENRAYA.COM – Hari Anak Nasional diperingati pada 20 November setiap tahunnya. Soal anak, rasanya tak lepas dari seorang Masagus Abdullah Mahmud alias AT Mahmud.
AT Mahmud merupakan sosok penting dalam dunia musik Indonesia, khususnya anak-anak.
Berkat tangan dinginnya, sejumlah lagu anak yang hits hingga sekarang mampu diciptakan seorang AT Mahmud.
Baca Juga: Sudah 6 Tahun Jalan Batubantar-Banjar Rusak, DPRD Pandeglang Minta Pemkab Tak Tutup Mata
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, AT Mahmud lahir pada 3 Februari 1930 di Palembang, Sumatra Selatan.
Di kampung halamannya AT Mahmud lebih dikenal dengan nama Totong, karena tetangganya kebanyakan berdarah Sunda.
Maka dari itu sampai sekarang Ia lebih dikenal dengan nama Abdullah Totong Mahmud.
Baca Juga: Cepet Gunakan Kode Redeem FF 10 November 2021 Terbaru
Pada 1962 AT Mahmud mengenyam pendidikan di University of Sydney, dan dibiaya oleh Colombo Plan.
Pada 1963, AT Mahmud melanjutkan pendidikanya ke Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan di Jakarta.
Usai berkuliah, AT Mahmud ditugaskan ke Sekolah Guru Taman Kanak-kanak (SGTK) di Jalan Halimun, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Wagub Banten Minta Atlet Tancap Gas di PON Aceh dan Sumatera Utara
Di SGTK inilah ia menemukan kariernya sebagai pencipta lagu anak-anak.
Saat waktu senggang di rumahnya, AT Mahmud mempelajari lagu anak-anak yang sudah ada.
Seperti lagu ciptaan Sardjah Niung alias Ibu Sud dan Daldjono alias Pak Dal.
AT Mahmud lalu menciptakan lagu berjudul Main Ayunan yang terinspirasi karena dirinya sering mengajak anaknya yang bernama Roike bermain ke taman bermain.
Dari aktivitas bersama anaknya, AT Mahmud kembali menciptakan lagu anak-anak legendaris berjudul Pelangi.
Lagu itu tercipta saat mengantar anaknya yang bernama Rika ke sekolah. Saat itu sang buah hati berteriak saat melihat pelangi.
Baca Juga: Berikut ini 6 Kode Redeem ML 10 November 2021 Terbaru
Anak menjadi sumber inspirasi AT Mahmud. Lagu anak-anak legendaris lainnya yakni Ambilkan Bulan kembali tercipta berkat interaksinya dengan sang anak.
Lagu Ambilkan Bulan ditulis AT Mahmud ketika pria itu menggendong putrinya Roike di suatu malam dan mengakalan agar Ia mengambilkan bulan.
Selanjutnya ada lagu Amelia, yang bercerita seorang anak perempuan yang riang, lincah, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
Baca Juga: Sudah 6 Tahun Jalan Batubantar-Banjar Rusak, DPRD Pandeglang Minta Pemkab Tak Tutup Mata
Amelia sendiri adalah anak dari Emil Salim, Menteri Lingkungan Hidup pada masa orde baru.
Kepiawaiannya membuat lagu anak-anak membuat AT Mahmud diundang ke Televisi Republik Indonesia. Di sana Ia ditawarkan untuk untuk membuat sebuah acara musik khusus untuk anak-anak SD.
Dari situ, muncullah dua acara sekaligus yakni Ayo Menyanyi untuk kanal edukasi dan acara Lagu Pilihanku dengan format perlombaan.
Baca Juga: Tsunami Terjang Pantai Gopek, Puluhan Warga Karangantu Terluka
Karier AT Mahmud sebagai pencipta lagu anak-anak semakin melejit setelah perusahaan rekaman piring hitam antre menghubunginya.
Semasa hidupnya, lebih dari 15 lagu anak-anak tercipta, selain Pelangi dan Amelia, AT Mahmud juga menciptakan lagu hits lainnya seperti Kereta Apiku hingga Mendaki Gunung.
AT Mahmud menghembuskan napas terakhir beliau wafat pada 6 Juli 2010 pada usia 80 tahun. ***




















