BANTENRAYA.COM – Rumah Anggur Farm memberikan tips cara menanam dan merawat tanaman anggur dari bibit impor agar dapat menghasilkan buah yang sempurna.
Rumah Anggur Farm sendiri yang berlokasi di Lingkungan Meluar, Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten.
Pemilik Rumah Anggur Farm Khairul Anwar menyampaikan, langkah awal untuk dapat memilih bibit agar mampu bertahan hidup yaitu bibit yang dibeli sudah memiliki banyak akar dengan tinggi 50 cm.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Wilayah Jabodetabek, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Bogor dan Tangerang
“Cara nanam bibit anggur dan perawatan yang bener, pertama, untuk bibit kita pilih yg sudah berakar banyak dan bibit di atas 50 cm dan usahan bibit dalam keadaan sehat,” kata Anwar kepada Bantenraya.com, Jumat 22 Oktober 2021.
Ia melanjutkan, ada dua media tanam yang bisa dilakukan untuk menanam bibit anggur yaitu menanam menggunakan media pot dan menanam langsung ke tanah.
Menurutnya, bercocok tanam menggunakan pot pun bisa dapat hasil maksimal, asalkan diameter pot yang disediakan besar.
Baca Juga: Melmut Moslem Store Tawarkan Produk Family Style dari Brand Attin
“Untuk nanem di pot, sebaiknya pilih pot dengan ukuran minimal 50 liter karena semakin besar pot, semakin bagus pula untuk tanaman anggur baik impor maupun lokal,” ujarnya.
“Sedangkan, untuk nanem di tanah langsung tanpa pot. Sebaiknya bikin lubang minimal lebar, panjang, dan diameternya sama yaitu ukuran 50 cm,” tambahnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk pupuk tanaman anggur sebaiknya pilih media poros.
Baca Juga: Miris! Kondisi Gedung KUA Cigemblong Memprihatinkan, Atap Nyaris Ambruk
Adapun bahannya yaitu sekam bakar, kohe kambing, sekam mentah, kompos, dan kapur dolamit.
“Bahan-bahan seperti sekam bakar, kohe kambing, sekam mentah, kompos, dan kapur dolamit kita mix dengan perbandingan yang sama,” tuturnya.
“Kecuali kapur dolamit, secukupnya saja. Setelah itu media ini kita fermentasi selama 1 bulan,” ucapnya.
Ia menambahkan, untuk menanam anggur usahan kena sinar matahari secara langsung. Dan untuk masalah perawatan kita cukup siram sama air biasa.
Akan tetapi, bisa juga dengan cucian beras setiap hari.
Untuk pupuk sendiri, bisa juga menggunakan pupuk kimia seperti NPK 16. Untuk takaran 1 sendok makan dicapur dengan 2 liter air.
Dan untuk pengedalian hama bisa menggunakan amirstar top antracol. ***



















