BANTENRAYA.COM – Kamu terpilih sebagai ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS? buruan siapkan teks pidato sambutan sebelum pemungutan suara.
Contoh pidato sambutan ketua KPPS sebelum pemungutan suara yang tersedia pada artikel ini bisa dijadikan referensi.
Karena contoh pidato sambutan ketua KPPS sebelum pemungutan suara mudah dihafal, dan penuh semangat demokrasi.
Baca Juga: Jadwal Tayang Marry My Husband Episode 15 dan 16: Min Hwan Semakin Gila, Ji Hyeok Lakukan Ini
Sebentar lagi pesta demokrasi rakyat, yakni Pemilu 2024 akan selenggarakan esok hari, Rabu, 14 Februari 2024.
Pemilu 2024 meliputi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.
Seperti yang diketahui setiap warga negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun, dan sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) diwajibkan untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Petugas TPS Pemilu 2024 terdiri dari 7 orang berasal dari anggota masyarakat di sekitar TPS yang memenuhi syarat berdasarkan undang-undang.
Tentu saja di setiap TPS akan ada satu orang yang bertugas sebagai Ketua KPPS, bertanggung jawab atas berlangsung kan sebelum, saat, dan setelah penyelenggaraan Pemilu 2024.
Biasanya sebelum TPS dibuka, ketua KPPS akan memberikan sambutan serta arahan kepada anggota KPPS.
Untuk itu, artikel ini menyajikan contoh pidato sambutan ketua KPPS sebelum pemungutan suara sebagai referensi.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi, salam budaya, dan salam kebajikan.
Alhamdulillah atas izin Allah yang maha Esa, kita semua bisa berkumpul di TPS 09 untuk memilih para pemimpin rakyat.
Yang saya hormati rekan-rekan KPPS TPS 09, yang kami hormati pengawas TPS, saksi dan bapak ibu pemilih.
Terima kasih kepada hadirin semuanya yang telah hadir, dan ikut serta dalam memeriahkan pesta rakyat ini.
Alhamdulillah pada hari ini, Rabu, 14 Februari 2024, saya selaku ketua KPPS TPS 09 membuka rapat pemungutan suara sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Baca Juga: Tak Ingin Kesalahan di Timnas Indonesia Terulang Kembali, Bung Binder Beri Peringatan Ini ke PSSI
Karena saat ini pengawas TPS, saksi, atau pemilih telah hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pukul 07.00, maka rapat pemungutan suara dapat dimulai.
Oleh karena itu, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, rapat pemungutan suara di TPS 09 saya nyatakan dibuka.
Selanjutnya, kita semua akan mengucapkan sumpah dan janji kepada rekan-rekan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dan petugas ketertiban.
Para petugas ketertiban, dipersilahkan menempatkan diri. Demi Allah, saya bersumpah, dan seterusnya… Bapak/Ibu yang kami hormati, kami telah mengucapkan sumpah dan janji.
Untuk itu, kami akan segera melaksanakan pemungutan suara. Kami akan menempatkan diri di kursi kami untuk melayani pemilih yang telah hadir.
KPPS lain akan membuka kotak suara satu per satu, menghitung, dan mencocokan jumlahnya. Setelah itu, kotak suara akan kami segel kembali untuk memasukkan surat suara yang telah dicoblos.
Baca Juga: Kumpulan Promo Spesial Pemilu 2024, Buat Kamu yang Anti Golput-golput Club!
Kami akan membuka kotak suara yang pertama, yaitu kotak suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
Berikutnya, kotak suara pemilihan DPR RI, kemudian kotak suara pemilihan DPD, selanjutnya kotak suara pemilihan anggota DPRD provinsi, dan kotak suara pemilihan DPRD kabupaten/kota.
Kota yang kami hormati, kotak telah kosong dan akan kami segel untuk kami tempatkan di tempat memasukkan surat suara.
Karena semuanya telah siap, kami akan mulai memanggil pemilih pertama. Namun sebelumnya, izinkan saya memberikan penjelasan kepada para pemilih tentang beberapa hal.
Pertama, pemilih Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan mendapatkan 5 jenis surat suara. Pemilih Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) akan mendapatkan surat suara sesuai dengan daerah pemilihan mereka.
Pemilih yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga setempat namun tidak terdaftar dalam DPT akan mendapatkan 5 surat suara.
Baca Juga: Inilah Jam Buka TPS Saat Pemilu 14 Februari 2024, Jangan Sampai Telat Datang!
Setelah itu, Ibu akan menerima surat suara dari kami. Mohon diperiksa apakah surat suaranya rusak dan pastikan sudah ditandatangani oleh ketua KPPS.
Dalam memberikan suara, kami telah menyediakan alat coblos yang dapat digunakan untuk menentukan pilihan.
Untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilih dapat mencoblos pada nomor urut calon, foto calon, nama calon, atau gambar partai pengusul.
Untuk pemilihan DPR RI, pemilih dapat memberikan suara pada nomor urut partai, gambar partai, atau nama calon legislatif.
Sedangkan pada surat suara DPD, pemilih dapat mencoblos pada nomor urut calon, gambar calon, atau nama calon.
Dengan penjelasan ini, kami akan mulai memanggil para pemilih. Mohon izin, nanti kami akan mendahulukan pemilih yang berprioritas.
Demikian contoh pidato sambutan ketua KPPS sebelum pemungutan suara sebagai referensi.***




















