BANTENRAYA.COM – Pemkot Serang berharap hasil pengawasan evaluasi perencanaan dan penganggaran daerah 2026 bisa segera keluar.
Pemkot Serang bisa segera melakukan evaluasi terhadap 5 sektor yang dievaluasi, sehingga di APBD perubahan 2026 bisa diperbaiki.
Harapan ini disampaikan Inspektur Kota Serang Wachyu B. Kristiawan usai menghadiri entry meeting pengawasan evaluasi perencanaan dan penganggaran daerah 2026 yang dilakukan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Banten di Setda Pemkot Serang, Kamis 26 Februari 2026.
Wachyu mengatakan, pihaknya menerima entry meeting pengawasan evaluasi perencanaan dan penganggaran daerah 2026 dari BPKP Perwakilan Provinsi Banten.
BPKP Provinsi Banten mengevaluasi perencanaan dan penganggaran terutama di lima sektor yaitu pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, stunting, dan ketahanan pangan.
“Jadi fokusnya kelima sektor tadi. Mereka akan menilai bagaimana kita merencanakan, menganggarkan untuk kelima sektor,” ungkapnya.
BACA JUGA: Agus Irawan Serahkan Berkas Pendaftaran ke TPP, Syamsul Rizal Kembalikan Formulir Hari ini
“Itu yang nantinya akan ada hasilnya berupa rekomendasi bagi Pemkot Serang berupa perbaikan. Perbaikan ditata kelola dan penganggaran,” ujarnya, kepada Bantenraya.com.
Ia berharap hasil pengawasan evaluasi perencanaan dan penganggaran bisa segera keluar, sehingga bisa segera diperbaiki di anggaran perubahan 2026.
“Nah kita sih berharap itu segera nanti hasilnya bisa keluar, supaya kita segera perbaiki nanti misalnya di perubahan APBD 2026, kalau misalnya kurang tepat pengalokasiannya ternyata kurang, nanti kita bisa tambahin, nanti bisa kita kurangin. Dan seterusnya,” ucap dia.
Wachyu memperkirakan, pengawasan evaluasi perencanaan dan penganggaran yang dilakukan BPKP Perwakilan Provinsi Banten di lingkungan Pemkot Serang sudah tahun kedua.
“Kalau nggak salah evaluasi ini tahun kedua ya,” katanya.
Ia menjelaskan, pengawasan evaluasi perencanaan dan penganggaran yang dilakukan BPKP Perwakilan Provinsi Banten tematik.
“Apa yang menjadi program pemerintah pusat itu yang mereka lakukan bukan evaluasi,” jelas Wachyu.
“Jadi tahun kemarin itu kebetulan di fase pergantian kepemimpinan atau masa transisi. Mereka mengevaluasi kita sudah jalan beberapa program yang tadinya sudah kita rencanakan seperti itu. Tahun ini mudah-mudahan lebih baik dari tahun kemarin,” harapnya lagi. ***


















