BANTENRAYA.COM – Pemkot Serang akan mengerahkan personel gabungan untuk membongkar tempat hiburan malam atau THM di Kecamatan Walantaka, Kota Serang.
Pengerahan personel gabungan ini khawatir ada oknum-oknum yang membekingi tempat hiburan malam tersebut.
Pembongkaran oleh personel gabungan dilakukan, lantaran THM di Kecamatan Walantaka tidak mengantongi izin.
Baca Juga: Kemacetan Horor di Jambi hingga Tak Gerak 22 Jam Sebabkan Ikan Mati, Sopir Batu Bara Jadi Sasaran
Rencana eksekusi THM ini disampaikan Asisten Daerah atau Asda I Kota Serang Subagyo, ditemui usai pembinaan dan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah atau NPHD antara Pemkot Serang dengan lembaga di Hotel Puri Kayana, Kota Serang, Rabu 1 Maret 2023.
“Kenapa kita libatkan Denpom, Grup l Kopassus, Polres, khawatir ada oknum-oknum yang membekingi, makanya kita libatkan,” ujarnya kepada Bantenraya.com.
Subagyo mengaku belum dapat memastikan jumlah personil gabungan yang akan turun pada pembongkaran THM di Kecamatan Walantaka.
Baca Juga: Baru Ada 52 Kampung, Pemkab Sarang Bakal Perbanyak Kampung Keluarga Berkualitas, Apa Itu?
“Jumat besok masukannya dari tim. Kemarin kita belum bisa menginventarisir. Misalnya dari Brimob berapa pasukan yang akan dilibatkan, Denpom berapa, Grup 1 Kopassus berapa,” ucap dia.
Subagyo pun akan menerjunkan armada alat berat untuk mengeksekusi pembongkaran THM di Kecamatan Walantaka. “Iya betul,” katanya.
Subagyo menuturkan, pihaknya akan membahas terkait teknis mekanisme pembongkaran THM di Kecamatan Walantaka, termasuk jadwal pelaksanaanya.
Baca Juga: 15 Ucapan Nisfu Syaban 2023 Penuh Doa dan Harapan, Cocok jadi Caption Media Sosial dan WA
“Mungkin masukan-masukan dari tim kaitanya dengan persiapan-persiapan apa yang harus dilakukan itu harus matang dulu,” katanya.
“Jangan sampai nanti kita persiapannya seadanya pada saat sudah datang, tapi kita tidak bisa melakukan eksekusi pembongkaran,” sambung Subagyo.
Pemkot Serang, kata Subagyo mengundang tokoh masyarakat mulai dari MUI, FSPP, FKUB, forum RT RW, termasuk dengan beberapa organisasi masyarakat yang ada di wilayah itu.
Baca Juga: Angin Kencang Terjang 6 Kecamatan di Lebak, Puluhan Rumah Rusak dengan Kerugian Capai Rp300 Juta
“Kita undang dan semuanya sepakat agar dibongkar. Kita harapkan sebelum puasa,” katanya. ***



















