BANTEN RAYA.COM – Laga lanjutan Liga 1 antara Persita melawan Persija yang rencananya akan diadakan Selasa (7/2) terpaksa dibatalkan lantaran belum mendapatkan izin dari keamanan setempat.
Untuk kelanjutan laga antara Persita melawan Persija akan menunggu informasi lebih lanjut dari panitia dan pihak terkait terutama dari pihak kepolisian.
Berdasarkan rilis yang diterima Banten raya dari manajemen Persita, sejatinya pertandingan pekan ke-23 BRI Liga 1 2022/23 ini akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor pada hari Selasa (7/2) pukul 15.00 WIB. Namun dengan tidak keluarnya rekomendasi keamanan pada hari Senin (6/2) maka laga pun terpaksa harus ditunda.
Baca Juga: Mesin Gol Tottenham Hotspur Harry Kane Catat Rekor di Liga Inggris, Ternyata Punya Sejarah Unik
Saat ini posisi Persita sementara di klasemen Liga 1 Indonesia berada di posisi 10 dengan raihan 27 poin hasil dari 8 kemenangabn, tiga kali seri dan 10 kali menelan kekalahan.
Sementara Persija berada di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 44 poin. Persija sendiri meraih tigabelas kemenangan, lima kali hasil seri dan empat kali menderita kekalahan.
“Kami sudah mengupayakan untuk menggelar laga tanpa penonton baik di Stadion PTIK dan juga Pakansari, namun kami tidak mendapatkan izin keamanan dari Kepolisian setempat,” ujar ketua LOC Persita, Tommy Kurniawan, kepada Banten Raya.
Baca Juga: Kalahkan Spenzia 3-0, Napoli Berlari Sendiri Berburu Scudetto
Sebelum mencari lapangan untuk pertandingan Persita melawan Persija, pihaknya telah berkoordinasi dengan semua pihak terkait baik di Banten, atau luar daerah yang stadion bisa digunakan untuk menggelar Liga 1.
Terkait kesulitan untuk mendapatkan izin keamanan, manajemen Persita akan berkirim surat untuk meminta jadwal penundaan laga ini agar bisa dicarikan solusi terbaik.
“Sebelumnya kami juga sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait, mulai dari kedua tim, perangkat pertandingan, pengelola stadion hingga Kepolisian. Namun pada akhirnya tidak mendapatkan rekomendasi dari kepolisian karena alasan keamanan. Saat ini kami akan berkirim surat ke operator Liga 1 yakni PT LIB untuk meminta jadwal penundaan,” tutup dia. (***)

















