BANTENRAYA.COM – PT Nikomas di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang terkena dampak perang Ukraina – Rusia. Akibatnya 1.600 buruh terancam nganggur.
Pada Selasa 10 Januari hingga 11 Januari 2023, PT Nikomas Gemilang memutuskan untuk melakukan pemangkasan ribuan buruhnya, dan akan menjadi pengangguran.
PT Nikomas meminta ribuan buruh pabrik sepatu itu mundur secara sukarela, dengan kepastian pemberian kompensasi sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan, salah satunya mengenai pesangon.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan PT Nikomas mengambil kebijakan tersebut, diantaranya tingkat inflasi yang tinggi, penurunan pesanan.
Baca Juga: Viral Honorer Bergaji Hanya Rp35.000 Per Bulan, Tunjangan Jabatan Rp6.000
Dampak perang Ukraina-Rusia menyebabkan pasar sepatu olahraga internasional menurun drastis, dan harga bahan baku terus meningkat.
“Kami buka penawaran pengunduran diri sukarela pada hari ini sampai besok, sengaja dilakukan dalam waktu singkat karena biasanya banyak yang berminat,” kata Danang seperti dikutip dari radarbanten.co.id, Selasa 10 Januari 2023.
Untuk diketahui, dampak perang Ukraina – Rusia juga terdampak pada sejumlah perusahaan sepatu dan textile di Kabupaten Tangerang hingga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Dari penelusuran Bantenraya.com di pertengahan tahun 2022 ada 4 perusahaan sepatu dan textile di daerah seribu satu industri itu, yang melakukan PHK terhadap para karyawannya.
Keempat perusahaan yaitu PT. Victory Cing Luh Indonesia, PT. KMK Sport K2, PT. Tungmung Textile Bintan, dan PT Shyang Fung Tian.
Artikel ini sudah tayang sebelumnya di radarbanten.co.id dengan judul PT Nikomas Tawarkan Pengunduran Diri Sukarela ke 1.600 Pegawai. *




















